Kemenkes Dorong Dinkes Terapkan Terapi Plasma Konvaselen untuk Pasien Covid-19

Binti Mufarida, Sindonews · Jum'at 11 Desember 2020 23:01 WIB
https: img.okezone.com content 2020 12 11 337 2326149 kemenkes-dorong-dinkes-terapkan-terapi-plasma-konvaselen-untuk-pasien-covid-19-zH4ZwJopnT.jpg Ilustrasi pasien corona. (Foto : Shutterstock)

JAKARTA – Kementerian Kesehatan melalui Staf Khusus Menteri Kesehatan Bidang Peningkatan Pelayanan, Jajang Edi Priyatno mendorong agar seluruh dinas kesehatan untuk menerapkan terapi plasma konvalesen sebagai terapi tambahan bagi pasien Covid-19.

Menurut Jajang, saat melakukan kunjungan dengan Gubernur DI Yogyakarta Sri Sultan Hamengku Buwono X bahwa metode ini merupakan cara yang efisian dan efektif menyembuhkan pasien Covid-19, mengingat ini adalah vaksinasi pasif.

“Saya tekankan untuk menggunakan plasma konvalesen, karena plasma konvalesen vaksinasi pasif sebelum vaksin tersedia. Itu adalah gold terapi pada kondisi Covid-19 ini,” kata Jajang dalam siaran pers yang diterima Sindo Media, Jumat (11/12/2020).

Penggunaan plasma darah dalam pengobatan bukanlah hal baru. Penggunaan plasma dari penderita yang sembuh sebagai terapi telah dilakukan untuk pengobatan pada wabah penyakit flu babi pada tahun 2009, ebola, SARS, dan MERS.

Terapi ini dilakukan dengan memberikan plasma, yaitu bagian dari darah yang mengandung antibodi dari orang-orang yang telah 14 hari dinyatakan sembuh dari infeksi Covid-19. Para penyintas Covid-19 ini bisa menjadi donor plasma konvalesen dengan menjalani sejumlah pemeriksaan dan memenuhi persyaratan.

Jajang menilai selama ini penggunaan terapi plasma konvalesen sebagai terapi tambahan bagi pasien Covid-19 di wilayah Jawa Tengah dan DI Yogyakarta masih belum optimal. Jumlah RS yang melakukan pemberian plasma juga masih sangat sedikit. “Jumlahnya masih sedikit, kita dorong agar semakin banyak RS yang ikut berpartisipasi,” imbuhnya.

Dalam pertemuan itu, Jajang pun berharap agar di Yogyakarta semakin banyak RS yang memberikan pelayanan terapi plasma konvalesen. Tentunya, dengan menggandeng PMI sebagai penyedia bank darah. Dengan demikian diharapkan akan semakin banyak pasien yang sembuh sekaligus menjadi harapan baru bagi upaya penanganan Covid-19.

Baca Juga : Pecahkan Rekor, 175 Orang Meninggal Terkait Covid-19

“Kita tadi meminta Gubernur DI Yogyakarta agar mendorong PMI aktif mencari atau menyediakan plasma konvalesen dari pasien yang sudah sembuh, nanti bisa bekerja dengan RS rujukan di DIY,” kata Jajang.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini