Usut Kasus Penembakan Laskar FPI, Kabareskrim Terapkan Scientific Crime Investigation

Tim Okezone, Okezone · Kamis 10 Desember 2020 17:49 WIB
https: img.okezone.com content 2020 12 10 337 2325354 usut-kasus-penembakan-laskar-fpi-kabareskrim-terapkan-scientific-crime-investigation-YdQR474sdJ.jpg Kabareskrim Komjen Listyo Sigit Prabowo. (Foto : Okezone)

JAKARTA - Kabareskrim Polri Komjen Listyo Sigit Prabowo mengungkapkan bahwa penyidikan kasus penembakan terhadap Laskar Front Pembela Islam (FPI) akibat melawan petugas di Tol Jakarta-Cikampek, menerapkan penyidikan berbasis scientific crime investigation atau berbasis ilmiah.

Menurut Listyo, hal itu dilakukan demi menegakkan profesionalisme dan transparansi dalam penyidikan kasus baku tembak antara polisi dan laskar pengawal Habib Rizieq Shihab.

"Terkait hal tersebut untuk jaga profesionalisme transpransi penyidikan maka penyidikan dilakukan secara Scientific Crime Investigation dengan libatkan pengawas internal Propam Mabes Polri," kata Listyo di Polda Metro Jaya, Kamis (10/12/2020).

Terkait penyerangan petugas tersebut, kata Listyo, saat ini penyidikan dilakukan oleh Bareskrim dengan mempertimbangkan bahwa locus delicti di wilayah Karawang, Jawa Barat.

Kemudian selain itu, kata Listyo, yang menjadi korban adalah anggota Polda Metro Jaya. Untuk menjaga objektivitas, profesionalisme, dan transpransi di penyidikan.

"Hasil penyidikan sementara kami peroleh fakta ditemukan senpi dan sajam titik api ditemukan penggunaaan senpi dengan didapatknya jelaga di tangan pelaku," ujar Listyo.

Kasus baku tembak ini ditangani oleh Bareskrim Polri di bawah Direktorat Tindak Pidana Umum, setelah dilimpahkan dari Polda Metro Jaya.

Sekadar diketahui, peristiwa penyerangan Laskar FPI terhadap aparat kepolisian itu terjadi pada Senin 7 Desember 2020 pukul 00.30 WIB di KM 50 Tol Jakarta-Cikampek.

Kejadian tersebut ketika petugas sedang mengecek informasi mengenai ada pengerahan massa terkait pemanggilan Habib Rizieq Shihab di Polda Metro, Senin 7 Desember 2020.

Baca Juga : Habib Rizieq Dicekal 20 Hari, Berikut Pasal yang Menjeratnya

Mobil anggota Polda Metro Jaya tengah mengkuti kendaraan pengikut Habib Rizieq, tiba-tiba mobil anggota Polda Metro Jaya dipepet dan disetop dua kendaraan pendukung Rizieq.

Bahkan, ketika kejadian itu pihak yang diduga pendukung Habib Rizieq menodongkan senjata api dan senjata tajam berupa samurai dan celurit ke arah aparat kepolisian.

Petugas yang merasa keselamatan jiwanya terancam langsung mengambil tindakan tegas terukur. 6 orang pendukung Rizieq meninggal dunia, sementara 4 lainnya melarikan diri.

Dalam kasus ini petugas mengalami kerugian materil berupa rusaknya kendaraan yang ditabrak pelaku dan adanya bekas tembakan senpi pelaku di TKP.

Baca Juga : Habib Rizieq Akan Ditangkap, Keheningan Selimuti Markas FPI Petamburan

Adapun keenam orang yang tewas itu adalah Faiz, Ambon, Andi, Reza, Lutfi dan Khadafi. Mereka semua diketahui merupakan anggota Laskar FPI DKI Jakarta.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini