Bareskrim Periksa Saksi Mata Penembakan 6 Laskar FPI

Tim Okezone, Okezone · Kamis 10 Desember 2020 11:45 WIB
https: img.okezone.com content 2020 12 10 337 2325061 bareskrim-periksa-saksi-mata-penembakan-6-laskar-fpi-UzwnI31HmY.jpg barang bukti yang disita/ Sindonews

JAKARTA - Bareskrim Polri mulai melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi dan ahli terkait pengusutan kasus dugaan penembakan terhadap enam Laskar FPI akibat melawan petugas di Tol Jakarta-Cikampek.

"Semua saksi yang mengetahui, melihat, mendengar atau dianggap mengetahui dan termasuk ahli," kata Direktur Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri Brigjen Andi Rian R. Djajadi saat dikonfirmasi, Jakarta, Kamis (10/12/2020).

(Baca juga: #KeadilanUntukUmatIslam Menggema di Medsos, Netizen: Selamat Jalan Syuhada!)

Adapun ahli yang diperiksa diantaranya adalah, ahli balistik forensik, kedokteran forensik dan inafis. Sedangkan, saksi yang diperiksa tak dirinci secara lengkap.

Andi menjelaskan, saksi-saksi yang diperiksa nanti merupakan pihak yang berada disekitar lokasi kejadian baku tembak antara polisi dan Laskar FPI. "Ini salah satunya (saksi yang diperiksa)," ujar Andi.

(Baca juga: Polda Jabar Ultimatum Massa FPI untuk Tidak Kawal Pemeriksaan Habib Rizieq)

Kasus baku tembak ini sendiri ditangani oleh Bareskrim Polri dibawah Direktorat Tindak Pidana Umum, setelah dilimpahkan dari Polda Metro Jaya.

Sekadar diketahui, peristiwa penyerangan Laskar FPI terhadap aparat kepolisian itu terjadi pada Senin 7 Desember 2020 pukul 00.30 WIB di KM 50 Tol Jakarta-Cikampek.

Kejadian tersebut ketika petugas sedang mengecek informasi mengenai ada pengerahan massa terkait pemanggilan Rizieq Shihab di Polda Metro, Senin 7 Desember 2020.

Mobil anggota Polda Metro Jaya tengah mengkuti kendaraan pengikut Rizieq, tiba-tiba mobil anggota Polda Metro Jaya dipepet dan disetop dua kendaraan pendukung Rizieq.

Bahkan, ketika kejadian itu pihak yang diduga pendukung Rizieq menodongkan senjata api dan senjata tajam berupa samurai dan celurit ke arah aparat kepolisian.

Petugas yang merasa keselamatan jiwanya terancam langsung mengambil tindakan tegas terukur. 6 orang pendukung Rizieq meninggal dunia, sementara 4 lainnya melarikan diri.

Dalam kasus ini petugas mengalami kerugian materil berupa rusaknya kendaraan yang ditabrak pelaku dan adanya bekas tembakan senpi pelaku di TKP.

Adapun keenam orang yang tewas itu adalah, Faiz, Ambon, Andi, Reza, Lutfi dan Khadafi. Mereka semua diketahui merupakan anggota Laskar FPI DKI Jakarta.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini