Fadli Zon Diserang Ruhut Gegara Cuit Pangdam Jaya & Kapolri Layak Dicopot

Agregasi Solopos, · Kamis 10 Desember 2020 08:40 WIB
https: img.okezone.com content 2020 12 10 337 2324939 ruhut-sitompul-serang-fadli-zon-di-medsos-apa-sebabnya-xu4Qmj8uOd.jpg Politikus PDIP Ruhut Sitompul (Foto: Okezone)

JAKARTA - Cuitan politikus Partai Gerindra Fadli Zon di Twitter menuai respons. Di mana, dirinya menyebut Pangdam Jaya Mayjen TNI Dudung Abdurachman dan Kapolri Jenderal Idham Azis layak dicopot menyusul ditembak matinya enam laskar Front Pembela Islam (FPI) yang sedang mengawal Habib Rizieq Shihab. 

Salah satunya politikus PDIP Ruhut Sitompul yang merespon berang atas pernyataan Fadli Zon yang menyebut Pangdam Jaya dan Kapolri layak dicopot jika terbukti bahwa penembakan terhadap simpatisan FPI adalah kesalahan pihak kepolisian.

"Fadli Zon tolong jaga congor kau kalau bicara, siapa kau maunya Pangdam Jaya🇮🇩Kapolda Metro Jaya dicopot jangan coba2 urusan Rumah Tangga TNI🙏POLRI kau campuri ngaca ! MERDEKA🤟👍," kicau Ruhut melalui akun @ruhutsitompul

Baca Juga: Periksa Habib Rizieq Hari Ini, Polda Jabar Pertebal Pengamanan 

Bukan Musuh Negara

Fadli Zon menjadi salah satu politikus yang paling banyak menyoroti kasus penembakan enam simpatisan ormas FPI hingga mengakibatkan meninggal dunia. Dia menilai, FPI bukanlah musuh negara tetapi diperlakukan layaknya teroris.

“Bagaimana pun peristiwa apapun apalagi dalam sebuah peristiwa yang tidak ada kaitannya dengan terorisme, tidak ada kaitannya dengan separatisme, tidak boleh ada darah yang tumpah,” ujar Fadli Zon melalui saluran Youtube pribadinya beberapa waktu lalu.

Baca Juga: Viral Pejuang Habaib Siap Tampung Habib Rizieq di Aceh dengan Segala Risiko

Fadli juga mempertanyakan apakah tindakan kepolisian ini telah sesuai dengan SOP atau standard operating procedure yang telah ada. Menurutnya, mengikuti atau membuntuti rakyat sipil seperti Muhammad Rizieq Syihab tanpa melalui prosedur yang benar.

Dalam cuitan lainnya, Fadli Zon bahkan menyebut kasus tersebut sebagai sebuah pelanggaran HAM berat dengan menyematkan tagar #PelanggaranHAMberat.

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini