Share

Habib Rizieq: Para Laskar Ini Pengawal Keluarga, Bukan untuk Mengganggu

Tim Okezone, Okezone · Rabu 09 Desember 2020 13:07 WIB
https: img.okezone.com content 2020 12 09 337 2324445 habib-rizieq-para-laskar-ini-pengawal-keluarga-bukan-untuk-mengganggu-x1nvB8xGWk.jpg Imam Besar FPI, Habib Rizieq Shihab (Foto: Okezone)

JAKARTA - Beredar rekaman suara Imam Besar Front Pembela Islam (FPI), Habib Rizieq Shihab saat memberi penyataan sebelum mengebumikan 6 laskar FPI korban penembakan.

Dalam rekaman itu, Habib Rizieq menepis isu bahwa Laskar FPI telah dipersenajatai. Menurut Rizieq, mereka bertugas hanya untuk mengawal keluarga, bukan untuk mengganggu siapapun.

"Tuduhan bahwa pengawal kami dipersenjatai adalah fitnah besar, tidak ada satupun pengawal kami yang dipersenjatai, karena kami tak pernah mengira kami akan diperlakukan seperti itu," jelasnya dalam rekaman tersebut seperti dikutip Okezone, Rabu (9/12/2020)

"Mereka ini pengawal keluarga biasa, saya ada 4 mobil, anak saudara, semua, cucu cucu kami kami ikut, masih bayi, masih minum air susu ibu. Kami sekeluarga semua. yang ingin saya sampaikan, para laskar ini, tugas mereka mengawal, bukan untuk mengganggu siapapun," jelas Rizieq dengan suara bergetar.

Baca Juga: Beredar Suara Habib Rizieq Sesalkan Aksi Penembakan 6 Laskar FPI oleh Polisi

Rizieq pun menjelaskan, ketika ada kendaraan yang mencoba mencelakakannya, para pengawal dengan tertib mengusir penganggu tersebut satu demi satu, agar tak sampai masih ke rombongan utama.

"Dan subhanallah, dengan takdir Allah, tanpa mereka ini para syuhada, mungkin kami sudah digiring ke tempat yang sudah mereka rencanakan," ungkapnya.

Follow Berita Okezone di Google News

Sebagaimana diketahui, enam orang laskar pengawal Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) meninggal dunia setelah ditembak aparat. FPI menilai tindakan ini merupakan pelanggaran HAM berat karenanya akan ditempuh upaya hukum agar kasus ini tidak lolos.

Sementara itu, Polda Metro Jaya mengatakan penembakan terhadap enam orang tersebut karena mereka mencoba membahayakan nyawa petugas di lapangan.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini