FPI: 6 Jenazah Laskar Pengawal Habib Rizieq Masih Ditahan di RS Polri

Harits Tryan Akhmad, Okezone · Selasa 08 Desember 2020 10:15 WIB
https: img.okezone.com content 2020 12 08 337 2323609 fpi-6-jenazah-laskar-pengawal-habib-rizieq-masih-ditahan-di-rs-polri-c6XOrfYFCQ.jpg Sekretaris Umum DPP FPI, Munarman (foto: Okezone.com/Arif Julianto)

JAKARTA - Sekretaris Umum Front Pembela Islam (FPI), Munarman menyampaikan bahwa jenazah enam laskar FPI yang tewas tertembak anggota Polisi masih berada di RS Polri, Kramat Jati.

“Sampai saat ini masih ditahan di RS Polri,” ungkap Munarman saat dihubungi Okezone di Jakarta, Selasa (8/12/2020).

Baca juga:

Beredar Kabar Laskar FPI yang Tewas Ditembak Polisi Jawara Silat

FPI Apresiasi Komnas HAM Bentuk Tim Investigasi Terkait Penembakan 6 Pengawal Habib Rizieq   

6 Jenazah Laskar FPI di RS Polri, Sejumlah Prajurit TNI Dikerahkan   

Munarman pun menilai, pihak RS Polri tidak mempunyai empati lantaran enggan memberikan enam jenazah kepada pihak keluarga agar segera dimakamkan.

“Itu menunjukkan bahwa tidak ada empati sama sekali. Jenazah itu secara Islam harus segera diurus, dimandikan dan dimakamkan bukan ditahan seperti tahanan kriminal,” tegas Munarman.

Disisi lain, Polri memastikan tidak akan menghalangi pihak keluarga untuk mengurus jenazah enam anggota Laskar Khusus Front Pembela Islam (FPI), yang tewas ditembak karena melawan petugas.

"Polri tak pernah menghalangi atau mempersulit pihak keluarga untuk mengurus jenazah dari enam orang yang mencoba melawan petugas itu," kata Kadiv Humas Polri Irjen Argo Yuwono kepada Okezone, Jakarta, Senin 7 Desember 2020.

 

Sekadar diketahui, peristiwa penyerangan pendukung Rizieq terhadap aparat kepolisian itu terjadi pada Senin (7/12/2020) pukul 00.30 WIB di KM 50 Tol Jakarta-Cikampek.

Kejadian tersebut ketika petugas sedang mengecek informasi mengenai ada pengerahan massa terkait pemanggilan Rizieq Shihab di Polda Metro, Senin (7/12/2020).

Mobil anggota Polda Metro Jaya tengah mengkuti kendaraan pengikut Rizieq, tiba-tiba mobil anggota Polda Metro Jaya dipepet dan disetop dua kendaraan pendukung Rizieq.

Bahkan, ketika kejadian itu pihak yang diduga pendukung Rizieq menodongkan senjata api dan senjata tajam berupa samurai dan celurit ke arah aparat kepolisian.

Petugas yang merasa keselamatan jiwanya terancam langsung mengambil tindakan tegas terukur. 6 orang pendukung Rizieq meninggal dunia, sementara 4 lainnya melarikan diri.

Dalam kasus ini petugas mengalami kerugian materil berupa rusaknya kendaraan yang ditabrak pelaku dan adanya bekas tembakan senpi pelaku di TKP.

Adapun keenam orang yang tewas itu adalah, Faiz, Ambon, Andi, Reza, Lutfi dan Khadafi. Mereka semua diketahui merupakan anggota Laskar FPI DKI Jakarta.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini