Share

CCTV Mati saat Penembakan Laskar FPI di Tol Japek, Ini Kata Jasa Marga

Tim Okezone, Okezone · Senin 07 Desember 2020 19:02 WIB
https: img.okezone.com content 2020 12 07 337 2323304 cctv-mati-saat-penembakan-laskar-fpi-di-tol-japek-ini-kata-jasa-marga-dsi2voB4U7.jpg Ilustrasi. (Foto: Shutterstock)

BEKASI – Pihak PT Jasa Marga angkat bicara mengenai peristiwa penembakan 6 Laskar Front Pembela Islam (FPI) di Tol Jakarta-Cikampek KM 50, Senin 7 Desember 2020 dini hari.

Corporate Communication & Community Development Group Head PT Jasa Marga Dwimawan Heru memastikan, pihaknya tidak memiliki rekaman CCTV mengenai peristiwa tersebut.

"Karena kondisi CCTV rusak dan sedang dalam perbaikan untuk kembali aktif memonitor ruas tol Japek," ungkap Heru kepada wartawan, Senin (7/12/2020).

Mengenai peristiwa yang terjadi di Tol Japek itu, lanjut Heru, pihak kepolisian yang bisa menjelaskan. 

"Untuk mendapatkan kejelasan atas pertanyaan itu untuk mempertanyakan kepada pihak kepolisian," ungkap dia.

Sebelumnya, enam orang anggota Laskar Khusus dari Front Pembela Islam (FPI) ditembak mati polisi. Keenam tersangka terpaksa ditembak mati, setelah tembakan peringatan polisi tidak digubris. Hingga akhirnya dilakukan tindakan tegas yang menwasjab enam orang anggota dari Laskar Khusus tersebut.

Baca juga: 6 Laskar FPI Tewas Ditembak, Polri Akan Jemput Paksa Habib Rizieq

Penembakan tersebut terjadi setelah anggota dari Polda Metro Jaya (PMJ) melakukan pendataan guna menindaklanjuti pemanggilan kedua Habib Rizieq Shihab yang direncanakan pada Senin 7 Desember 2020.

(qlh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini