Share

Viral Video Habib Rizieq jika di Bui di Mako Brimob: Mereka Tidak Berani Aniaya Saya!

Tim Okezone, Okezone · Minggu 06 Desember 2020 16:24 WIB
https: img.okezone.com content 2020 12 06 337 2322698 jika-di-bui-di-mako-brimob-habib-rizieq-sudah-tiga-kali-di-penjara-mereka-tidak-berani-aniaya-saya-NHoQSFcdJt.jpg Tangkapan layar media sosial Front TV

JAKARTA – Video Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab yang membahas jika dirinya di penjara di Mako Brimob viral di media sosial. Video itu viral setelah akun Tiktok @ abubakarchannel mengunggah ceramah Habib Rizieq di sebuah tempat.

(Baca juga: Polisi Bidik Laskar FPI yang Halangi Surat Panggilan ke Habib Rizieq)

“Kalau Saya tidak keluar, saya menyerah terhadap situasi dan kondisi yang ada. Saya ditangkap ditaruh di Mako Brimob, kemudian katakanlah Sabtu Minggu tidak boleh ketemu keluarga dan pengacara,”ujar Habib Rizieq dalam tayang video tersebut, Minggu (6/12/2020).

Habib Rizieq berkeyakinan, jika dirinya dimasukan kedalam penjara, tidak akan ada yang berani menyakitinya.

“Saya yakin mereka tidak berani menganiaya. Saya sudah tiga kali di penjara, karena saya tau prosedur di penjara bagaimana,” sambungnya.

Namun yang menjadi kekhawatirannya, jika dia ditangkap, maka akan ada pernyataan yang seakan-akan Habib Rizieq bersalah dan meminta maaf.

“Tapi yang jadi persoalan, kalau saya ditangkap dikurung di Mako Brimob kemudian pengacara dan keluarga tidak boleh ketemu Sabtu Minggu. Setelah itu pihak yang berwenang tampil di TV cukup mengatakan kami sudah periksa Habib Rizieq dan dia dalam keadaan sehat, dia koperatif, Habib Rizieq memberikan keterangan dan mengakui kesalahannya dan Habib Rizieq menyesal serta Habib Rizieq meminta maaf,” bebernya.

“Mau bilang apa, hancur itu semua, dan saya tidak jawab pengacara juga tidak bisa jawab. Itu yang saya tidak mau itu terjadi. kalau itu terjadi hancur kita punya perjuangan. Tapi dengan saya keluar dari Indonesia, saya ada disini apapun pernyataan yang mereka buat saya bisa klarifikasi, saya bisa bantah sehingga mereka tidak bisa menyebar fitnah dan rekayasa,” tegasnya.

Baca Juga: Dukung Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan, Kabupaten Morowali Hibahkan Tanah ke KKP

(fmi)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini