GTV Sukses Gelar Esports Star Indonesia, Hary Tanoesoedibjo: Kita Ingin Esports di Tanah Air Maju

Tim Okezone, Okezone · Sabtu 05 Desember 2020 23:07 WIB
https: img.okezone.com content 2020 12 05 337 2322418 gtv-sukses-gelar-esports-star-indonesia-hary-tanoesoedibjo-kita-ingin-esports-di-tanah-air-maju-lDO8ldN2Vz.jpg Executive Chairman MNC Group Hary Tanoesoedibjo (Foto : MNC Media)

JAKARTA - PT Media Nusantara Citra Tbk (MNCN) melalui salah satu stasiun televisinya, yaitu GTV terus mendorong kemajuan Esports di Tanah Air melalui kompetisi Esports Star Indonesia.

Besarnya jumlah penduduk yang mayoritas berusia muda menjadi modal besar Indonesia dalam melahirkan pemain atau atlet unggul.

"GTV maupun digital platform kita betul-betul ingin mengangkat online game supaya maju di Tanah Air," ujar Executive Chairman MNC Group Hary Tanoesoedibjo di sela-sela Grand Final Esports Star Indonesia di MNC Studios, Jakarta, Sabtu (5/12/2020).

Hary mengatakan Esports sudah resmi ditetapkan KONI sebagai cabang olahraga prestasi. Pengurus Besar Esports Indonesia (PBESI) pun sudah terbentuk dan dilantik Januari 2020 lalu.

"Jadi, kita bisa menjadi salah satu bagian dari membina pemain-pemain atau atlet atlet baru di bidang games," ungkap Hary yang juga merupakan Ketua Umum Federasi Futsal Indonesia (FFI) dua periode hingga saat ini.

Hary optimistis Esports akan berkembang menjadi industri besar di Indonesia. "Ke depan, pasti akan besar, karena penduduk kita jumlahnya banyak dan mayoritas anak muda. Game itu pada umumnya anak-anak muda," ungkapnya.

Tak hanya di Indonesia, kata Hary, Esports terus berkembang di berbagai negara. Bahkan, di Amerika Serikat sekalipun yang mengalami penuaan usia penduduk (aging).

"Di Amerika Serikat saja, esport begitu luar biasa berkembang pesat, padahal di sana sudah aging. Pasti akan besar. Di India besar, Taiwan besar, Thailand besar, di Asia sekarang pertumbuhannya sangat luar biasa," tuturnya.

Terkait penyelenggaraan Esports Star Indonesia season 1, Hary berharap para pemenangnya bisa terus berkarya dan menjadikannya sebagai profesi yang menjanjikan.

"Kami tentunya akan menjadi bagian dari mereka untuk bisa membantu mereka untuk maju," tegas pria yang juga dipercaya menjadi Ketua Umum PB POBSI dan Ketua Umum PB Kodrat itu.

Grand Final Esport

Baca Juga : Garena Free Fire Dinobatkan sebagai Game Mobile Esports Terbaik Dunia dan Terfavorit Indonesia 2020

Managing Director GTV Valencia Tanoesoedibjo mengatakan besarnya antusiasme masyarakat terhadap Esports bisa dilihat dari respons mereka terhadap penyelenggaraan Esports Star Indonesia season 1.

"Antusiasme masyarakat sangat baik. Kita bisa melihat hal ini dari refleksi di media sosial, noise-nya sangat banyak. Kita happy untuk melihat perjalanannya dan pertumbuhannya," katanya.

GTV, lanjut Valencia, berkomitmen untuk menjadi wadah bagi masyarakat, terutama generasi muda yang ingin membangun masa depannya di bidang Esports.

"Kita lihat banyak banget anak-anak muda yang berminat. Mau sebagai pro player, caster atau content creator. GTV siap membantu menyalurkan bakat anak-anak muda itu," tuturnya.

GTV sebagai pionir yang menyelenggarakan acara Esports di televisi free to air, siap melanjutkan Esports Star Indonesia.

"Kita akan melanjutkan lagi Esports Star season yang ke-2. Hopefully, akan terus berjalan, supaya kita bisa menjadi wadah yang positif lah untuk banyak anak muda merealisasikan mimpi-mimpinya," kata Valencia.

Setelah melewati 2 bulan masa karantina dengan 14 episode kompetisi, 10 peserta sukses berlaga di babak grand final. Mereka adalah Aville (Bandung), Aeden (Cimahi), JBun (Sentebang), Bankai (Jakarta) dan Maxi (Jakarta) di tim Blue Rhinos yang akan melawan Tim Red Tigers yaitu : Saint de Lucaz (Bandung), Zerologic (Bandung), Cello (Jakarta), OG (Jakarta) dan Hansel (Jakarta).

Tim Blue Rhinos akhirnya keluar sebagai juara Esports Star Indonesia 2020. Mereka meraih dua kali kemenangan secara beruntun dalam dua babak.

Tim Blue Rhinos yang menjadi juara pertama berhak atas hadiah berupa uang tunai sebesar Rp250 juta. Tim Red Tigers di posisi runner up meraih uang tunai sebesar Rp100 juta.

Selain gelar juara, Tim Blue Rhinos juga menyumbangkan dua playernya dengan gelar pemain terbaik yakni Aville sebagai Player Favorite dan JBun meraih gelar MPV (Player Terbaik).

Grand Final Esport

Player favorite mendapatkan hadiah Rp 25 juta. Sedangkan Player terbaik (MVP) mendapatkan hadiah Rp 50 juta dan akan langsung dibina oleh Rex Regum Qeon (RRQ), klub profesional Esports terbesar di Indonesia dan Asia Tenggara.

"Jadi, dia akan dibantu oleh RRQ untuk merealisasikan mimpi dia untuk menjadi pro player," pungkas Valencia.

Acara ajang pencarian bakat di dunia esport ini dimeriahkan oleh penampilan band Kotak.

Band Kotak yang digawangi Tantri, Chua, dan Cella membuka Grand Final Esports Star Indonesia. Kotak membakar semangat para finalis dengan membawakan lagu andalan mereka yakni Beraksi.

Selain band Kotak, Grand Final Esports Star Indonesia juga dimeriahkan oleh penampilan dari Master of Illusion The Sacred Riana.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini