Mahfud MD : Pelanggaran Kampanye Pilkada 2020 Hanya 2,2%

Fahreza Rizky, Okezone · Sabtu 05 Desember 2020 09:00 WIB
https: img.okezone.com content 2020 12 05 337 2322088 mahfud-md-pelanggaran-kampanye-pilkada-2020-hanya-2-2-6bBJybfjzU.jpg Menko Polhukam Mahfud MD. (Foto : Okezone.com/Fahreza Rizky)

JAKARTA – Masa kampanye Pilkada Serentak 2020 berakhir pada hari ini, Sabtu (5/12/2020). Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD mencatat, ada 1.520 atau 2,2 persen kasus pelanggaran dari 75 ribu event pada tahapan ini.

Namun, pelanggaran yang terjadi masih dalam skala kecil dan tidak menimbulkan klaster baru Covid-19. Sejumlah pelanggaran yang terjadi, menurut Mahfud juga telah ditindak lanjuti.

"Semuanya berjalan dengan baik, pelanggaran yang kecil-kecil sudah diperingatkan. Ada yang sampai masuk ke ranah pidana, sebanyak 16 kasus. Karena sesudah diperingatkan masih melanggar lagi, peringatan ke-2 masih melanggar lagi, akhirnya masuk ke pidana. Ada 16 kasus tetapi kecil-kecil. Oleh sebab itu, tidak pernah menjadi perhatian publik,” katanya melalui keterangan tertulis.

Mahfud menuturkan saat ini adalah hari terakhir masa kampanye Pilkada Serentak 2020. Ia mengingatkan agar semua Pasangan Calon (Paslon) tetap mematuhi protokol kesehatan dan aturan kampanye. Semua paslon yang melakukan pelanggaran tetap akan diberikan sanksi.

“Kepada tim kampanye masing-masing, kepada paslon, sanksi masih tetap menanti kalau Anda pada hari terakhir ini melakukan pelanggaran," ujarnya.

Atas nama penerintah yang bertanggung jawab menangani dan mengawal Pilkada Serentak 2020, Mahfud MD menyampaikan apresiasi. Karena berdasarkan laporan, di lapangan masa kampanye berjalan dengan baik.

“Saya mengucapkan terima kasih, dan saya bergembira karena berdasarkan laporan-laporan dari lapangan, baik dari kepolisian, maupun dari Bawaslu dan KPU, pelaksanaan kampanye selama 71 hari sampai hari ini berjalan dengan baik,” tuturnya.

Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) itu berharap di hari terakhir masa kampnye, para tim dan paslon tetap menjaga tata tertib serta memperhatikan protokol kesehatan.

“Biasanya di hari terakhir emosi ditumpahkan sekaligus. Lalu bikin kerumunan dan sebagainya. Tolong dijaga,” harap Mahfud MD.

Baca Juga : Pilkada 2020, Mendagri Tegaskan Tak Boleh Ada Kampanye saat Masa Tenang

“Mari kita tutup masa kampanye ini, hari ini, sampai sore nanti silahkan, sampai sore tanggal 5 ini, silakan berkampanye. Sesudah itu, masuk ke hari tenang. Selamat kampanye hari terakhir," tuturnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini