Polri Pastikan Aceh Kondusif Walaupun Ada Pengibaran Bendera GAM

Muhamad Rizky, Okezone · Jum'at 04 Desember 2020 20:41 WIB
https: img.okezone.com content 2020 12 04 337 2321929 polri-pastikan-aceh-kondusif-walaupun-ada-pengibaran-bendera-gam-ZGp4CvDbJG.jpg Pengibaran bendera GAM di Aceh (foto: tangkapan layar di medsos)

JAKARTA - Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Polri, Brigjen Awi Setiyono memastikan kondisi di Aceh kondusif.

Hal itu disampaikan Awi menyusul peringatan Milad GAM ke-44 dimana ada yang mengibarkan bendera bulan bintang.

"Barusan saya hubungi Kapolresta Banda Aceh, Kabid Humas Polda Aceh alhamdulillah masih kondusif," kata Awi di Mabes Polri, Jumat (4/12/2020).

Baca juga:

Bertemu Eks Petinggi GAM, Presiden Jokowi Tunjuk Moeldoko Selesaikan Persoalan Aceh

Eks Petinggi GAM Temui Presiden Jokowi Bahas MoU Helsinki

Mantan Panglima GAM Ungkap Permintaan Irwandi Pasca-Perjanjian Helsinki

Awi mengatakan, saat perayaan Milad tersebut pihaknya bersama dengan TNI telah melakukan pengamanan. Kendati demikian ia mengakui saat acara tersebut ada sejumlah pihak yang menuntut agar menaruh tanda GAM di pemerintahan Aceh.

"Kemudian sudah dilakukan mediasi dan sudah dilakukan pengamanan. Kemudian alhamdulilah situasi aman kondusif," papar Awi.

Menurut Awi, terkait peristiwa tersebut pihaknya belum menemukan unsur pidana. Sebab mereka hanya menuntut agar lambang GAM masuk dalam lambang pemerintahan Aceh sebagaimana dulu terjadi saat perjanjian Helsinksi.

"Ya pada intinya demikian yang penting kan situasi kondusif sudah berjalan denngan normal kembali yang tadinya sempat ada semacam demo," tandasnya.

Sebelumnya, mantan kombatan (GAM) hari ini memperingati Milad ke-44 di Aceh. Massa dari sejumlah daerah sempat berkonvoi dan menaikkan bendera bulan bintang di Mesjid Raya Baiturrahman.

Namun hal tersebut tidak berlangsung lama. Usai doa bersama dan berorasi di halaman masjid, bendera langsung diturunkan

Petugas keamanan yang terdiri dari TNI Polri terlihat siaga, lengkap dengan senjata untuk melakukan pengamanan di lokasi masjid. Usai melakukan doa bersama, massa sempat berorasi menyampaikan aspirasi secara bergantian.

Selang beberapa saat bendera dikibarkan, massa kemudian berdialok dengan petugas yang melarang dikibarkannya bendera bulan bintang tersebut.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini