Waketum MUI Usul Pembentukan Dewan Kerukunan Nasional Dilanjutkan

Fahreza Rizky, Okezone · Jum'at 04 Desember 2020 12:48 WIB
https: img.okezone.com content 2020 12 04 337 2321559 waketum-mui-usul-pembentukan-dewan-kerukunan-nasional-dilanjutkan-gwupRZTCSy.jpg Ilustrasi (Dok. Okezone)

JAKARTA - Wakil Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) Anwar Abbas menilai gagasan Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk membentuk Dewan Kerukunan Nasional (DKN) perlu untuk dilanjutkan.

"Menurut saya gagasan Presiden Jokowi untuk membentuk satu dewan dengan nama Dewan Kerukunan Nasional yang sudah pernah beliau gagas dalam periode lalu untuk dilanjutkan dan diaktifkan kembali," ucap Anwar melalui keterangan tertulis, Jumat (4/12/2020).

Nantinya, DKN dapat mencari titik temu dari berbagai perbedaan pendapat yang ada dan hasilnya diserahkan kepada pemerintah sebagai masukkan untuj ditindaklanjuti. Dengan demikian negeri ini, kata Anwar, tidak sering lagi terganggu dengan kegaduhan dan kerusuhan seperti yang terjadi sekarang.

"Kita harapkan persoalan-persoalan yang dihadapi bangsa akan dapat kita atasi secara bersama-sama," imbuhnya.

Anwar berujar, bangsa Indonesia ingin sekali hidup aman, tentram dan damai. Namun nampaknya hal itu belum bisa diwujudkan lantaran adanya perbedaan pendapat yang terlalu tajam antar anak bangsa. Hal itu kata dia bisa terjadi karena bedanya informasi serta kepentingan atau sudut pandang.

"Untuk itu menurut saya kita harus duduk bersama membicarakan apa yang telah menjadi persoalan di antara kita. Dan di dalam bermusyawarah tersebut kita harus samakan sikap dan pandangan kita," tuturnya.

Baca Juga : Unggah Kondisi Pasien Covid-19, Ganjar Ajak Warganet Donor Plasma Darah

Sebagai panduan dalam bermusyawarah, kata dia, sebagaimana disampaikan Keta Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) yang baru, KH Miftachul Akhyar, persatuan dan kesatuan harus bisa terwujud apabila antar anak bangsa bisa saling menghormati. Kemudian mendudukan persoalan melalui musyawarah.

Jika prinsip saling menghormati, menghargai serta musyawarah ditwrapkan maka segala persoalan bisa terpecehkan dengan baik tanpa harus ada gesekan antar sesama anak bangsa.

(aky)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini