Kompolnas: Polri Bisa Tindak Tegas Pendukung Benny Wenda

Puteranegara Batubara, Okezone · Jum'at 04 Desember 2020 06:19 WIB
https: img.okezone.com content 2020 12 04 337 2321348 kompolnas-polri-bisa-tindak-tegas-pendukung-benny-wenda-qGo5PCcDcI.jpg Benny Wenda (Oxford City Council)

JAKARTA - Komisioner Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) Poengky Indarti menyebut Polri bisa langsung menindak pendukung Benny Wenda setelah adanya klaim deklarasikan kemerdekaan dan pembentukan pemerintahan sementara Papua Barat.

"Maka jika ada tindakan yg dilakukan pendukungnya di Indonesia untuk melepaskan diri dari Indonesia, maka Polri harus melakukan penegakan hukum sesuai dengan kejahatan yang dilakukan," kata Poengky kepada Okezone, Jakarta, Jumat (4/12/2020).

Menurut Poengky, aparat penegak hukum dalam hal ini bisa menerapkan pasal berlapis kepada pendukung Benny Wenda terkait deklarasi Papua Barat.

"Dan bisa dijerat dengan pasal berlapis," ujar Poengky.

Diberitakan sebelumnya, Benny Wenda mendeklarasikan pemerintahan sementara Papua Barat bertepatan dengan momentum 1 Desember yang kerap dirayakan kelompok OPM sebagai hari kemerdekaan Papua Barat. Akan tetapi, tidak ada kejelasan ihwal lokasi dan waktu penyelenggaraan deklarasi.

Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD meminta agar masyarakat tidak terlalu ambil pusing, ihwal Deklarasi Negara Papua Barat yang dilakukan okeh Benny Wenda.

Apalagi, kata Mahfud, deklarasi yang dilakukan oleh Benny Wenda hanya disampaikan melalui media sosial (medsos) Twitter.

"Rakyat tidak perlu takutlah, deklarasi kemerdekaannya hanya lewat Twitter. Kenapa kita ribut dengan orang Twitter, wong saya tiap hari twitteran juga, enggak usah terlalu panik," kata Mahfud dalam konferensi pers, Kamis (3/12/2020).

(kha)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini