Ormas Halangi Penegakan Hukum, Kapolri: Kita Akan Sikat Semua!

Muhamad Rizky, Okezone · Kamis 03 Desember 2020 19:22 WIB
https: img.okezone.com content 2020 12 03 337 2321198 ormas-halangi-penegakan-hukum-kapolri-kita-akan-sikat-semua-lUAIICuuHJ.jpg Kapolri Jenderal Idham Azis (Foto : Sindo)

JAKARTA - Kapolri Jenderal Polisi Idham Azis menegaskan, bahwa negara tidak boleh kalah dengan organisasi kemasyarakat (ormas), yang melakukan cara-cara premanisme untuk menghalangi proses penegakan hukum di Indonesia.

Hal tersebut disampaikan Idham terkait upaya penghadangan terhadap aparat kepolisian oleh Front Pembela Islam (FPI) saat mengantarkan surat pemanggilan kepada Habib Rizieq Shihab di Petamburan, Jakarta Pusat.

"Negara tidak boleh kalah dengan ormas yang melakukan aksi premanisme. Kita akan sikat semua. Indonesia merupakan negara hukum. Semua elemen harus bisa menjaga ketertiban dan keamanan masyarakat," kata Idham dalam keterangannya, Kamis (3/12/2020).

Baca juga:

Polisi Dihadang di Petamburan, Gubernur Lemhanas: Negara Tak Boleh Kalah!

Kabareskrim Sebut Demo dan Habib Rizieq Penyebab Meningkatnya Covid-19   

Idham meminta, agar seluruh elemen masyarakat maupun ormas harus tunduk dan patuh dengan payung hukum yang berlaku di Indonesia. Jika tidak maka akan ada sanksi bagi mereka yang melawan penegakkan hukum.

"Ada sanksi pidana untuk mereka yang mencoba menghalang petugas dalam melakukan proses penegakan hukum," terangnya.

 

Idham memastikan, pihaknya akan mengusut tuntas kasus dugaan pelanggaran kekarantinaan kesehatan yaitu dalam hal ini adanya dugaan pelanggaran protokol kesehatan (prokes) di beberapa acara yang dihadiri Habib Rizieq.

"Polri selalu mengedepankan azas Salus Populi Suprema Lex Exto atau keselamatan rakyat merupakan hukum tertinggi," tandasnya.

Diketahui sebelumnya, penyidik Polda Metro Jaya kembali melayangkan surat panggilan kedua kepada Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab, dan mantunya Habib Hanif Alathas di Petamburan III, Jakarta, Rabu (2/12/2020).

Penyerahan surat pemanggilan ini langsung dipimpin Kapolsek Tanah Abang, Kompol Singgih Hermawan. Namun setibanya dilokasi mereka langsung dihadang Laksar Pembela Islam (LPI).

"Kami dari Polsek Tanah Abang. Kami sudah menghubungi Pak Yanuar. Kami ingin menyampaikan surat panggilan, (katanya) nanti akan ada keluarga beliau yang menerima surat panggilan ini," kata Singgih. Tak hanya itu, para laskar juga langsung memblokade akses masuk ke rumah Habib Rizieq.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini