Komisi III DPR Setujui 7 Calon Anggota KY 2020-2025

Kiswondari, Sindonews · Rabu 02 Desember 2020 15:17 WIB
https: img.okezone.com content 2020 12 02 337 2320311 komisi-iii-dpr-setujui-7-calon-anggota-ky-2020-2025-4TmCLe5Hqp.jpg DPR RI (Foto: Okezone)

JAKARTA – Komisi III DPR RI memberikan persetujuan atas 7 calon Anggota Komisi Yudisial (KY) untuk periode 2020-2025. Keputusan ini diambil berdasarkan hasil uji kepatutan dan kelayakan (fit and proper test) terhadap 7 calon yang dikirimkan Presiden Joko Widodo (Jokowi) ke DPR RI.

Hal ini diputuskan dalam rapat pleno Komisi III DPR pada hari ini, Rabu (2/12/2020) siang ini yang dipimpin langsung oleh Ketua Komisi III DPR Herman Herry dan juga perwakilan dari 9 fraksi di Komisi III DPR. Setelah sebelumnya masing-masing fraksi menyampaikan pandangan mininya.

“Atas dasar pandangan fraksi-fraksi yang dibacakan oleh para juru bicara masing-masing fraksi, maka dapat disimpulkan bahwa pemberian persetujuan terhadap calon anggota Komisi Yudisial masa jabatan 2020-2025,” kata Herman dalam rapat Komisi III DPR di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Rabu (2/12/2020).

“Yaitu, Sembilan Fraksi memberikan persetujuan terhadap 7 calon anggota KY masa jabatan 2020-2025, yaitu atas nama: Joko Sasmito, M Taufiq, Sukma Violetta, Binziad Kadafi, Amzulian Rifai, Mukti Fajar Nur Dewata dan Siti Nurdjanah,” sambung pria yang akrab disapa HH ini.

Baca Juga:  Komisi III DPR Seleksi 7 Calon Anggota KY

Kemudian, politikus PDIP menanyakan persetujuan atas 7 nama calon Anggota KY untuk periode 2020-2025 itu kepada seluruh anggota dan pimpinan Komisi III DPR yang hadir. Dan semua anggota menyetujui.

“Apakah kesimpulan ini bisa kita dapat setujui?,” tanya legislator asal Nusa Tenggara Timur (NTT) itu.

“Setuju!” seru seluruh anggota Komisi III DPR.

 Baca Juga: KY Harap 7 Calon Komisioner Tingkatkan Kinerja & Atasi Masalah dengan MA 

Sebelumnya, pada Selasa 1 Desember kemarin, Komisi III DPR melakukan uji kepatutan dan kelayakan terhadap masing-masing calon Anggota KY RI yang diharuskan membuat makalah dengan tema atau judul yang telah ditentukan dan disediakan oleh Komisi III DPR RI dalam amplop tertutup secara acak. Selanjutnya calon juga akan mengambil nomor urut untuk sesi wawancara dan pemaparan makalah dari amplop tertutup yang telah disediakan oleh Komisi III DPR RI secara acak.

"Secara umum tema yang diberikan adalah mengenai Fungsi Komisi Yudisial dalam hal Relasi Kelembagaan dengan Mahkamah Agung dan fungsi Komisi Yudisial dalam Mengimplementasikan makna kata Independensi dan Akuntabilitas terhadap Putusan Hakim,” terang HH, Selasa 1 Desember 2020.

Menurut Herman, sesi wawancara uji kelayakan dan kepatutan Calon Anggota KY dilaksanakan berdasarkan daftar nomor urut yang telah ditentukan tersebut dan akan dilaksanakan hari ini. Selama proses wawancara berlangsung, Calon Anggota KY yang tidak sedang mengikuti wawancara, tidak diperkenankan melihat jalannya pelaksanaan uji kelayakan dan kepatutan yang sedang dilakukan oleh calon lainnya dan harus berada diruang tunggu Komisi III DPR RI.

“Alokasi waktu uji kelayakan dan kepatutan masing-masing Calon Anggota KY paling lama adalah 60 (enam puluh) menit termasuk 10 (sepuluh) menit awal yang digunakan untuk menyampaikan pokok-pokok makalah,” terang Herman.

“Penentuan dan penetapan 7 (tujuh) Calon Anggota KY RI diputuskan dalam rapat pleno Komisi III DPR RI yang bersifat terbuka. Rencananya kami akan menyampaikan hasil proses ini sebelum masa sidang ini berakhir,” tandasnya.

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini