Satgas Tegaskan Testing Jadi Kunci Pengendalian Covid-19

Binti Mufarida, Sindonews · Rabu 02 Desember 2020 13:40 WIB
https: img.okezone.com content 2020 12 02 337 2320199 satgas-tegaskan-testing-jadi-kunci-pengendalian-covid-19-qZkcsRdFAq.png Ilustrasi (Dok. Okezone)

JAKARTA - Ketua Bidang Data dan Teknologi Informasi Satgas Covid-19, Dewi Nur Aisyah menegaskan bahwa testing Covid-19 melalui PCR Swab menjadi kunci pengendalian Covid-19.

Pasalnya, virus corona mempunyai karakteristik penularan yang cepat.

“Kenapa sih akhirnya testing itu penting? Kenapa dia masuk strategi yang harus dilakukan untuk pengendalian Covid-19 di negara manapun juga? Pertama karena memang Covid-19 sebuah penyakit yang sangat cepat menular, itu satu. Kita harus paham karakteristiknya Covid-19 ini cepat menular,” ujar Dewi dalam diskusi secara virtual Covid-19 Dalam Angka: Analisa Testing Covid-19 di Daerah, dari Media Center Graha BNPB, Jakarta, Rabu (2/12/2020).

Kalau misalnya penularan terus terjadi, namun orang yang tertular juga tidak tahu dia tertular, hal tersebut dikhawatirkan dapat semakin meningkatkan angka orang yang terinfeksi.

Jadi pemeriksaan itu, kata Dewi, dilakukan untuk mengidentifikasi, siapa saja orang yang sudah tertular. “Dari situ kemudian dilakukan follow up-nya, mulai dari isolasi mandiri atau perawatan di rumah sakit, dan juga dilakukan kontak tracing ini yang sangat penting.”

Baca Juga : Habib Rizieq: Kerumunan Massa Diluar Kendali, Itu Karena Kecintaan dan Kerinduan 

Baca Juga : E-Parlemen Menunjang Kinerja DPR RI Selama Pandemi Covid-19

Namun, dalam pemeriksaan spesimen Covid-19 juga membutuhkan Sumber Daya Manusia, juga butuh waktu. “Tapi itu semua sangat bergantung juga dengan butuh SDM yang pasti, butuh waktu yang pasti. Dan kemudian kalau kita ingat lagi set up laboratorium untuk bisa memeriksa Covid-19 ini juga ternyata perlu waktu.”

“Kalau ingat bulan Maret awal terjadi pandemi, ini bentuk virusnya seperti apa saja kita masih belajar pada saat itu. Set up laboratorium-laboratorium mana yang ada memenuhi persyaratan,” tambah Dewi.

Selain itu, kata Dewi, tidak sembarang laboratorium semua bisa digunakan untuk pemeriksaan Covid-19. “Karena ini penyakit infeksi dan sangat mudah menular maka ada syarat-syarat yang harus dipenuhi oleh sebuah laboratorium untuk dapat menjadi masuk ke dalam jejaring pemeriksaan lab di Indonesia,” katanya.

(aky)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini