Mahfud MD Tak Hadir, PA 212: Kita Tak Pernah Menutup Pintu Dialog

Fahreza Rizky, Okezone · Rabu 02 Desember 2020 10:30 WIB
https: img.okezone.com content 2020 12 02 337 2320037 mahfud-md-tak-hadir-pa-212-kita-tak-pernah-menutup-pintu-dialog-qvpPeAxJb7.jpg Ketua PA 212, Slamet Maarif (foto: Dok Okezone.com)

JAKARTA - Front Pembela Islam (FPI), Gerakan Nasional Pengawal Fatwa (GNPF) Ulama dan Persaudaraan Alumni (PA) 212 menggelar acara dialog nasional pada Rabu (2/12/2020).

Acara dialog sebagai pengganti dari kegiatan Reuni 212 yang diputuskan ditunda karena tidak dikabulkannya izin penggunaan Monas oleh otoritas terkait.

Baca juga:

Dialog 212 Dimulai, Habib Rizieq hingga Petinggi KAMI Hadir


Ketua Umum PA 212, Ustaz Slamet Maarif mengatakan, pihaknya mengundang tokoh, ulama, politisi, ekonom, hingga perwakilan pemerintah yakni Menko Polhukam Mahfud MD untuk mengikuti kegiatan ini. Namun, Mahfud disebut tidak bersedia hadir.

"Kita tidak pernah menutup pintu dialog dengan siapapun. Sesungguhnya hari ini kita sudah mengundang para pakar ekonomi, politisi, ulama, habaib, purnawirawan, bahkan kalangan pemerintah, terutama Menko Polhukam sudah kita undang dan sampai hari ini beliau menyatakan tidak bisa hadir pada acara hari ini," ujarnya secara virtual.

Slamet menuturkan, aksi 212 pada 2016 lalu adalah anugerah besar dari Allah SWT. Sebab dalam momentum itu jutaan umat dari berlatar belakang bersatu dengan mengedepankan akhlakul karimah. Kemudian, pada reuni 212 di tahun berikutnya juga berlangsung baik. Tidak ada sampah dan fasilitas umum yang rusak atas perkumpulan tersebut.

"Karena nilai akhlak tidak ada sampah berserakan, karena akhlak penuh toleransi antarumat beragama," imbuhnya.

Atas dasar hal baik itu, menjadi bukti bahwa seruan Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab untuk revolusi akhlak sangatlah relevan.

"Semoga dengan revolusi akhlak menjadi sebuah solusi ke depan untuk Indonesia yang bermartabat," jelasnya.

Lebih lanjut, Slamet berujar, acara 212 tahun ini berbeda karena harus digelar secara daring. Hal itu dilakukan demi memutus mata rantai penularan virus corona. Namun meskipun tidak bisa berkumpul secara fisik, diharapkan tidak mengurangi kekhidmatan perhelatan ini.

Semarak acara 212 juga diikuti oleh kegiatan doa bersama dan istigasah di masjid atau majelis taklim agar wabah corona segera terangkat dari Indonesia. Kemudian pemasangan atribut bergambar Habib Rizieq juga turut meramaikan momentum ini.

"Kami mendapat informasi program kita untuk 212 menggunakan atribut habib rizieq disambut oleh umat sehingga di berbagai tempat bendera HRS berkibar di berbagai rumah, anak kecil pakai kaus atribut HRS, terima kasih yang menggunakan aksesoris imam besar semata-mata untuk menyatukan umat," terang Slamet.

Sekadar informasi, dialog nasional 212 bertajuk "Revolusi Akhlak: Solusi untuk Indonesia yang Bermartabat." Kegiatan ini digelar secara luring dan daring. Untuk pertemuan luring menerapkan protokol kesehatan. Tempat acara dibatasi kapasitasnya yakni hanya 20 persen. Acara ini diikuti oleh 100 tokoh dan ulama.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini