TNI AD dan Marinir Diterjunkan Buru Kelompok MIT

Puteranegara Batubara, Okezone · Selasa 01 Desember 2020 15:14 WIB
https: img.okezone.com content 2020 12 01 337 2319563 tni-ad-dan-marinir-diterjunkan-buru-kelompok-mit-IPHLQby7Uh.jpg Ilustrasi (Foto : Okezone.com)

JAKARTA - Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Awi Setiyono mengungkapkan sebanyak 30 personel TNI Angkatan Darat (AD) dan Marinir Angkatan Laut (AL) dikerahkan ke Sigi, Sulawesi Tengah, untuk memburu kelompok Mujahidin Indonesia Timur (MIT).

Penambahan pasukan itu dilakukan untuk memperkuat tim Satgas Tinombala TNI-Polri dan Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri yang saat ini juga sedang mengejar kelompok teroris itu.

"Ada tambahan hari ini dari TNI AD dan Marinir dari AL sebanyak 30 orang baru tiba digeser dari Poso, kami menunggu update informasi tambahan dari Jakarta," kata Awi dalam jumpa pers di Gedung Bareskrim Polri, Jakarta Selatan, Selasa (1/12/2020).

Adapun, kata Awi, sampai saat ini, aparat gabungan TNI-Polri juga masih terus melakukan pengejaran terhadap MIT pimpinan Ali Kalora pasca-kejadian pembakaran dan pembunuhan satu keluarga di Sigi.

"Sampai sekarang masih seperti kemarin tim masih kejar jadi kami sama-sama doakan untuk hal tersebut karena memang masalah kemarin tentang wilayahnnya mereka selama ini dr Poso, Parigi Montong kemudian Sigi di pegunungan," ucap Awi.

Sebelumnya, satu keluarga yang terdiri atas empat orang di Dusun Lepanu, Desa Lemban Tongoa, Kecamatan Palolo, Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah, diduga dibunuh oleh Kelompok Mujahidin Indonesia Timur pada Jumat 27 November 2020, sekira pukul 09.00 WITA.

Baca Juga : 5 Fakta Ali Kalora, Pemimpin MIT yang Diduga Bunuh Satu Keluarga di Sigi 

Baca Juga : Dalam 2 Bulan Polri Tangkap 24 Tokoh Penting Kelompok Teroris Jamaah Islamiyah

Satgas Tinombala TNI-Polri melakukan perburuan terhadap kelompok Mujahidin Indonesia Timur pimpinan Ali Kalora pasca-pembunuhan satu keluarga di Sigi, Sulawesi Tengah.

Keempat korban yang dibunuh Kelompok Mujahidin Indonesia Timur Yasa alias Yata sebagai kepala rumah tangga, Pinu, Nata alias Papa Jana alias Naka dan Pedi.

(aky)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini