10 Siswa di Jepara Positif Covid-19, Bamsoet: Perketat Protokol Kesehatan di Sekolah

Abdul Rochim, Koran SI · Selasa 01 Desember 2020 14:14 WIB
https: img.okezone.com content 2020 12 01 337 2319495 10-siswa-di-jepara-positif-covid-19-bamsoet-perketat-protokol-kesehatan-di-sekolah-QcHJCtkciz.jpg Ketua MPR Bambang Soesatyo (Foto: Okezone)

JAKARTA - Pemerintah diminta untuk memperketat protokol kesehatan menjelang pelaksanaan pembelajaran tatap muka pada Januari 2021 mendatang. Langkah ini diperlukan merujuk kasus di SMP swasta berasrama di Kabupaten Jepara, Jawa Tengah, terjadi klaster Covid-19.

Sedikitnya 10 orang terkonfirmasi positif Covid-19. Hal tersebut terdeteksi saat para siswa tengah melakukan simulasi pembelajaran tatap muka.

Ketua MPR Bambang Soesatyo mengatakan, Pemerintah Daerah Kabupaten Jepara bersama Satgas Penanganan Covid-19 Daerah harus segera mengisolasi SMP swasta berasrama tersebut guna memasifkan tracing/penelusuran terhadap 10 siswa tersebut, dan selanjutnya dilakukan tes usap baik kepada guru, siswa, maupun penjaga sekolah sehingga penanganan penularan Covid-19 di lingkungan tersebut dapat segera teratasi.

"Kami mendorong pemerintah daerah bersama Dinas Pendidikan Dan Kebudayaan (Disdikbud) dan Satgas Penanganan Covid-19 di daerah agar terus meningkatkan kewaspadaan dengan mengawasi penerapan protokol kesehatan di setiap sekolah, khususnya di sekolah berasrama serta memastikan sarana dan prasarana terkait protokol kesehatan pencegahan Covid-19 yang ada harus sesuai standar yang telah ditetapkan pemerintah," katanya, Selasa (1/12/2020).

Baca Juga:  Sekda Meninggal dan Anies-Riza Terpapar Covid-19, Bagaimana Nasib DKI Jakarta?

Menurutnya, langkah ini diperlukan sebagai upaya mencegah penularan Covid-19 agar tidak meluas, khususnya di sekolah berasrama yang memiliki potensi tinggi penyebaran Covid-19.

Bamsoet mengatakan, sekolah, khususnya yang memiliki kasus Covid-19 di lingkungannya agar menunda sistem pembelajaran tatap muka hingga penanganan di lingkungannya tuntas atau zero case.

Pihaknya juga meminta komitmen pemerintah daerah, khususnya di Kabupaten Jepara, Jawa Tengah dan Satgas Penanganan Covid-19 untuk terus menyosialisasikan protokol kesehatan pencegahan Covid-19 beserta penerapan sanksinya, baik di sekolah maupun di tempat publik lainnya guna meningkatkan kepatuhan masyarakat terhadap prokes, mengingat Jateng secara konsisten berada di urutan dua Provinsi dengan penambahan kasus harian terbanyak setelah DKI Jakarta.

Baca Juga: Hari Ini, RSD Wisma Atlet Catat 25.590 Pasien Sembuh Covid-19

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini