Saksi Mata Pembunuhan Sadis Satu Keluarga di Sigi Alami Trauma

Puteranegara Batubara, Okezone · Senin 30 November 2020 19:06 WIB
https: img.okezone.com content 2020 11 30 337 2319029 saksi-mata-pembunuhan-sadis-satu-keluarga-di-sigi-alami-trauma-VrqdeDwpo8.jpg Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Awi Setiyono (Foto : Okezone.com)

JAKARTA - Warga di Dusun Lepanu, Desa Lemban Tongoa, Kecamatan Palolo, Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah, menyaksikan langsung saat peristiwa pembakaran dan pembunuhan satu keluarga oleh kelompok Mujahidin Indonesia Timur (MIT). Masyarakat pun kini mengungsi ke balai desa pasca-kejadian itu.

"Saksi korban menyaksikan langsung kekejian para pelaku teror tersebut," kata Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Awi Setiyono dalam jumpa pers di Gedung Bareskrim Polri, Jakarta Selatan, Senin (30/11/2020).

Awi menyebut, warga yang menyaksikan perbuatan keji oleh MIT pimpinan Ali Kalora itu mengalami trauma. Karena itu, polisi juga melakukan pemulihan terhadap psikis dari warga tersebut.

"Saat ini telah melaksanakan, pendistribusian sembako kepada pengungsi. Dan saat ini melaksanakan trauma healing para korban dan para pengungsi," ucap Awi.

Baca Juga : Jokowi Beri Santunan Keluarga Korban Pembunuhan Sadis di Sigi

Sebelumnya, satu keluarga yang terdiri atas empat orang di Dusun Lepanu, Desa Lemban Tongoa, Kecamatan Palolo, Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah, diduga dibunuh oleh Kelompok Mujahidin Indonesia Timur pada Jumat pagi (27/11/2020) sekitar pukul 09.00 WITA.

Satgas Tinombala TNI-Polri melakukan perburuan terhadap kelompok Mujahidin Indonesia Timur pimpinan Ali Kalora pasca-pembunuhan satu keluarga di Sigi, Sulawesi Tengah.

Keempat korban yang dibunuh Kelompok Mujahidin Indonesia Timur Yasa alias Yata sebagai kepala rumah tangga, Pinu, Nata alias Papa Jana alias Naka dan Pedi.

(aky)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini