HUT Korpri, Jokowi: Reformasi Birokrasi dan Struktural Tak Bisa Ditunda-tunda Lagi!

Fahreza Rizky, Okezone · Minggu 29 November 2020 13:29 WIB
https: img.okezone.com content 2020 11 29 337 2318250 hut-korpri-jokowi-reformasi-birokrasi-dan-struktural-tak-bisa-ditunda-tunda-lagi-fcJAgYe16c.jpg Presiden Jokowi (Foto: Biro Pers Setpres)

JAKARTA - Presiden Joko Widodo ingin reformasi birokrasi dan struktural berjalan cepat di masa krisis akibat pandemi corona. Para aparatur sipil negara (ASN) dituntut adaptif dengan kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi. Kemudian regulasi yang berbelit-belit harus dipangkas serta menihilkan tumpang tindih.

"Reformasi struktural sudah tidak bisa ditunda-tunda lagi, regulasi yang rumit dan menghambat kreatifitas kerja harus dipangkas dan disederhanakan," ujar Jokowi dalam HUT ke-49 Korpri secara virtual, Minggu (29/11/2020).

Jokowi juga ingin kelembagaan pemerintahan yang gemuk, tumpang tindih dan tidak efisien bisa segera diintegrasikan. Selain itu jenjang eselonisasi yang begitu panjang harus dipangkas utuk mempercepat pengambilan keputusan.

"SOP yang panjang dan kaku harus diringkas dan fleksibel dan berorientasi pada hasil. Konsekuensinya, kompetensi SDM ASN harus menyesuaikan, mindsetnya harus goals oriented, berorientasi hasil, adaptif dengan kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi, memberikan kesempatan kepada yang trampil dan ahli walaupun masih junior untuk tampil didepan," tuturnya.

Baca Juga: HUT ke-49 Korpri, Jokowi Minta ASN Ubah Pola Pikir

Reformasi birokrasi, kata Jokowi, harus dikerjakan bersamaan dengan reformasi struktural. Ia pun yakin pandemi corona ini telah memberikan momentum untuk mengubah gaya kerja ASN dari pola lama ke pola yang luar biasa. Ia juga berpesan agar abdi negara mahir memanfaatkan teknologi dalam rangka mempercepat pelayanan masyarakat.

Yang tidak kalah penting, ASN harus menjalankan tugas kebangsaam. Jiwa abdi negara haruslah 'merah putih.' Mereka adalah simpul pemersatu bangsa yang selalu mengamankan dan mengamalkan nilai Pancasila, NKRI, Bhinneka Tunggal Ika, dan menjaga toleransi di manapun berada.

"Tugas mulia ini harus saudara saudara jalankan dengan sebaik-baiknya," tutupnya.

(kha)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini