Peristiwa 29 November: Hari Lahir Korpri

Muhamad Rizky, Okezone · Minggu 29 November 2020 08:02 WIB
https: img.okezone.com content 2020 11 29 337 2318137 peristiwa-29-november-hari-lahir-korpri-CJf8FrBmsk.jpg Ilustrasi. (Foto: Setkab)

JAKARTA - Banyak peristiwa bersejarah terjadi setiap tahun pada 29 November. Okezone akan mengulas beberapa peristiwa penting tersebut mengutip Wikipedia, sebagai berikut:

1. Hari Pembebasan Albania

Pada 28 November 1944, Albania mendeklarasikan kemerdekaanya dari Jerman. Sehari setelahnya, Jerman pun hengkang dari Albania. Maka pada tiap 29 November dikenang sebagai Hari Pembebasan Albania. 

2. Indonesia Rebut Selayar dari Belanda

Sejak 1739, Kabupaten Selayar, Sulawesi Selatan berada di bawah pemerintahan Belanda. Namun, pada 29 November 1945, pasukan Rauf Rahman, pemuda bekas Heiho, yang berjumlah sekira 200 orang memasuki kantor polisi kolonial (sekarang kantor PD Berdikari). Lewat aksinya tersebut, mereka mengambil alih kekuasaan Selayar dari Belanda. 

Selayar diyakini berdiri sejak 29 November 1605. Saat itu pengaruh Islam pertama mulai masuk ke Selayar yang dibawakan Datuk Ribandang. Raja Gantarang Pangali Patta Radja ikut masuk Islam yang kemudian ditasbihkan sebagai Sultan Alauddin.

Baca juga: Peristiwa 27 November : Wahana Luar Angkasa Uni Soviet Mendarat di Mars

3. Berdirinya Korpri 

Korps Pegawai Republik Indonesia (Korpri) adalah organisasi di Indonesia yang anggotanya terdiri dari Pegawai Negeri Sipil, pegawai BUMN, BUMD serta anak perusahaan, dan perangkat Pemerintah Desa.

Berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 82 Tahun 1971, Korpri didirikan pada tanggal 29 November 1971. Korpri menjadi satu-satunya wadah untuk menghimpun dan membina seluruh pegawai Republik Indonesia. Selama Orde Baru, Korpri dijadikan alat kekuasaan untuk melindungi pemerintah. Namun sejak era reformasi, Korpri berubah menjadi organisasi yang netral, tidak berpihak terhadap partai politik tertentu.

4. Bendera Indonesia Berkibar di Timor Leste

Timor Leste merdeka dari Portugal pada 28 November 1975. Setelah kejadian itu, keesokannya kelompok pro-Indonesia mengibarkan bendera merah putih di Timor Leste. Aksi tersebut memicu konflik dengan Front Revolusi untuk Timor Leste Merdeka. Hingga pada 17 Juli 1976, Timor Leste menjadi salah satu provinsi di Indonesia dengan nama Timor Timur. Timor Leste akhirnya lepas dari Indonesia setelah referendum pada 30 Agustus 1999.

5. BI Edarkan Uang Kertas Pecahan Rp1.000

Pada 29 November 2000, Bank Indonesia resmi mengedarkan uang kertas pecahan Rp1.000 tahun emisi 2000. Bentuk fisik dari uang kertas tersebut menampilkan nuansa Maluku dengan dominan warna biru.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini