KPK Eksekusi Eks Asisten Pribadi Imam Nahrawi ke Lapas Sukamiskin

Sabir Laluhu, Koran SI · Jum'at 27 November 2020 21:29 WIB
https: img.okezone.com content 2020 11 27 337 2317671 kpk-eksekusi-eks-asisten-pribadi-imam-nahrawi-ke-lapas-sukamiskin-uug0Gn8Sx1.jpg Miftahul Ulum. (Foto: Sindonews)

JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah melakukan eksekusi terhadap terpidana Miftahul Ulum ke Lapas Sukamiskin Bandung, Kamis 26 November 2020. 

Plt Juru Bicara Bidang Penindakan KPK Ali Fikri menyatakan, putusan atas nama Miftahul Ulum selaku asisten pribadi Imam Nahrawi selaku Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) periode 2014-2019, telah berkekuatan hukum tetap.

Pasalnya, baik Ulum maupun Jaksa Penuntut Umum (JPU) pada KPK tidak melakukan kasasi atas putusan banding Pengadilan Tinggi DKI Jakarta. Dengan begitu maka putusan ini telah berkekuatan hukum tetap (inkracht) dan Ulum berstatus terpidana.

"Kamis (26/11/2020) Jaksa Eksekusi KPK Rusdi Amin telah melaksanakan putusan Pengadilan Tipikor pada Pengadilan Tinggi DKI Jakarta Nomor : 28/PID.SUS-TPK/2020/PT DKI tanggal 25 September 2020 atas nama terpidana MIftahul Ulum, dengan cara memasukkan terpidana ke Lembaga Pemasyarakatan Klas IA Sukamiskin, Bandung untuk menjalani pidana penjara selama 6 tahun dikurangi selama berada dalam tahanan," ujar Ali saat dikonfirmasi di Jakarta, Jumat (27/11/2020) malam.

Gedung KPK.

Jaksa penuntut umum yang menangani sejumlah perkara ini membeberkan, selain vonis pidana penjara selama 6 tahun, juga ada pidana denda sebesar Rp200 juta subsider pidana kurungan selama 3 bulan. Di sisi lain, Ali belum mengetahui apakah Ulum telah membayar pidana denda atau belum.

Baca juga: Besok KPK Akan Konferensi Pers Terkait OTT Wali Kota Cimahi 

"Terpidana (Ulum) dinyatakan terbukti bersalah melakukan tindak pidana korupsi secara bersama-sama dan berlanjut, yaitu bersama dengan Imam Nahrawi menerima suap dan gratifikasi," ucapnya. 

(qlh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini