Gelar Apel Kebangsaan Virtual Se-Jawa, Banser Ingatkan Jaga Persatuan-Kesatuan

Abdul Rochim, Koran SI · Jum'at 27 November 2020 11:19 WIB
https: img.okezone.com content 2020 11 27 337 2317192 gelar-apel-kebangsaan-virtual-se-jawa-banser-ingatkan-jaga-persatuan-kesatuan-gRenZG4YT8.jpg Ketua Umum GP Ansor Yaqut Cholil Qoumas. (Foto : Dok GP Ansor)

JAKARTA – Barisan Ansor Serbaguna (Banser) akan menggelar Apel Kebangsaan guna merespons dinamika politik belakangan ini yang berpotensi mengancam keutuhan bangsa. Apel yang akan diikuti anggota Banser se-Pulau Jawa ini diharapkan mampu membangkitkan kembali kesadaran seluruh elemen bangsa akan pentingnya makna persatuan dan kesatuan.

Ketua Umum Pimpinan Pusat Gerakan Pemuda (GP) Ansor, Yaqut Cholil Qoumas mengatakan, Apel Kebangsaan akan digelar secara virtual atau daring pada Minggu (29/11/2020) dengan melibatkan kader-kader Banser di seluruh Pulau Jawa.

Menurut Yaqut, apel yang melibatkan kader inti GP Ansor tersebut sengaja digelar karena adanya perbedaan pandangan politik ataupun agama yang muncul akhir-akhir ini menyebabkan polarisasi di tengah masyarakat. Jika kondisi ini tak diantisipasi sejak dini dan kurang disikapi dengan baik, sangat mungkin akan mengoyak tatanan persatuan bangsa.

"Apel ini untuk mengingatkan kembali kepada seluruh elemen bangsa bahwa menjaga persatuan dan kesatuan dalam perbedaan pandangan politik ataupun agama adalah satu-satunya cara yang harus dipertahankan," ujar Gus Yaqut, panggilan akrabnya, dalam keterangan tertulisnya, Jumat (27/11/2020).

Lewat Apel Kebangsaan, pihaknya mengingatkan kepada semua pihak bahwa dialog adalah jalan terbaik untuk menyelesaikan persoalan bangsa. Untuk itu, lanjutnya, GP Ansor dan Banser mengimbau semua pihak untuk menghindari aksi-aksi pemaksaan dan kekerasan demi kepentingan politiknya.

Gus Yaqut menegaskan, imbauan tersebut penting karena bangsa Indonesia juga akan memiliki hajatan besar, yakni Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak pada 9 Desember 2020. Di tengah agenda demokrasi di masa pandemi ini, pihaknya juga mendorong agar masyarakat saling menjaga protokol kesehatan yang telah disepakati bersama, bukan malah merusaknya sehingga mengakibatkan penanganan Covid-19 kian banyak menghadapi kendala.

Terhadap kelompok-kelompok yang berupaya mengacaukan bangsa Indonesia, Gus Yaqut mengingatkan agar mereka segera menghentikan niatnya tersebut. Jika hal ini tak diindahkan maka jutaan kader Banser siap membantu pemerintah menghadapi mereka.

"Kepada para 'penumpang gelap' jangan sekali-kali memaksakan kehendak. GP Ansor dan Banser akan bersama-sama TNI/Polri melawan setiap bentuk upaya memecah belah persatuan dan kesatuan," tutur Panglima Tertinggi Banser tersebut.

Meski dilaksanakan secara virtual, kegiatan ini akan menerapkan protokol kesehatan Covid-19 secara ketat. Akan bertindak sebagai inspektur upacara pada Apel Kebangsaan ini adalah Sekretaris Jenderal Abdul Rochman sedangkan Gus Yaqut selaku Ketua Umum PP GP Ansor akan menyampaikan orasi kebanggsaan.

Baca Juga : Mengenal Ketum MUI KH Miftachul Akhyar, Sejak Muda Mengabdi di NU

Adung, sapaan Sekjen Ansor, menambahkan peserta apel sifatnya terbatas karena hanya mengikutkan perwakilan dari masing-masing pengurus cabang dan wilayah dengan menerapkan protokokol kesehatan ketat. "Mereka mewakili 5 juta kader Banser yang ada di Pulau Jawa," ujar Adung.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini