Pilkada di Tengah Pandemi, Ketua KPU: Jangan Takut Datang ke TPS!

Agregasi Sindonews.com, · Kamis 26 November 2020 20:00 WIB
https: img.okezone.com content 2020 11 26 337 2316916 pildaka-di-tengah-pandemi-ketua-kpu-jangan-takut-datang-ke-tps-TlEcXTiiKv.jpg Foto: Okezone

JAKARTA – Pilkada Serentak 2020 sebentar lagi akan bergulir. Masyarakat pun diharapkan berpartisipasi untuk mengikuti ajang lima tahunan tersebut meskipun di tengah pandemi yang masih berlangsung.

Komisi Pemilihan Umum (KPU) mengajak kalangan pemuda serta kaum milenial untuk bersama-sama mensukseskan Pilkada Serentak 2020 di tengah pandemi Covid-19.

(Baca juga: Hindari Kerumunan Massa, Kedatangan Pemilih ke TPS Dibagi 5 Waktu)

“KPU tidak bisa bekerja sendiri sangat sulit. Oleh sebab itu kita bersama teman-teman KNPI bisa membantu terlaksananya Pilkada 2020 agar berjalan sukses,” ujar Ketua KPU Arief Budiman, dalam diskusi Pilkada dengan Tema “Pemuda Sukseskan Pemilukada 2020” yang digelar DPP KNPI secara virtual.

Arief juga mengingatkan kepada masyarakat agar tetap memperhatikan keselamatan dan kesehatan di tengah pandemi. Hal ini perlu di perhatikan dengan mengeluarkan aturan KPU seperti terkait kampanye.

“Kampanye dalam bentuk rapat umum dilarang. Dan yang paling penting adalah pada saat pemungutan suara pemilih akan di atur jam kedatangannya. KNPI dalam hal ini bisa membantu sosialisasi ke masyarakat,” sebutnya.

Ia memastikan bahwa KPU menyediakan tempat cuci tangan, sarung tangan melakukan penyemprotan di tiap-tiap TPS. KPU juga menyakinkan ke semua pihak penyelenggara untuk diperiksa melakukan rapid test. “Semua protokol akan di patuhi dan masyarakat tidak takut untuk hadir ke TPS,” kata Arief lagi.

Sementara itu, Ketua Bawaslu RI Abhan menjelaskan pandemi Covid-19 yang melanda seluruh dunia dan rakyat Indonesia akan menyelenggarakan Pilkada di 270 daerah ini. Dan ini adalah keputusan politik menjalankan Pilkada menjamin keselamatan masyarakat, penyelenggara di hadapkan dua prinsip.

Pertama, adalah mengurangi interaksi publik. Sedangkan yang kedua, Pilkada mobilisasi pemilih.

“Ini dua prinsip yang bertolak belakang dan tugas berat penyelenggara. Menjadi tugas kita bersama untuk kesuksesan Pilkada 2020,” katanya.

Abhan melanjutkan bahwa langkah Bawaslu mewujudkan Pilkada 2020 adalah menegakkan hukum Pemilu. Dan Bawaslu mendorong peserta hadir dan partisipasi masyarakat, menjalin kerjasama dengan lembaga lain.

“Tapi peran pemuda juga penting di tengah pandemi Covid-19 termasuk DPP KNPI harus mengawal pelaksanaan pilkada 2020. Kami mendorong DPP KNPI untuk menjadi pemantau di daerah yang memiliki calon tunggal karena pemantau bisa menggugat hasil Pilkada,” terangnya.

Dalam kesempatan yang sama, anggota DPR RI Arteria Dahlan mengapresiasi untuk Arif budiman dan Abhan yang terus bekerja dan menjalankan semua tahapan penyelenggaraan Pilkada serentak 2020.

Pihaknya melihat bagaimana pentingnya demokrasi harus sehat, kompetisi wajib harus ketat dan jika ada pemenang itulah pilihan rakyat sampai saat ini. “Kami mengapresiasi teman-teman KPU dan Bawaslu yang berani bekerja di tengah pandemi Covid-19,” pungkasnya.

Narasumber yang lainnya, Ketua Komisi II DPR RI Ahmad Doli Kurnia Tandjung berharap Pilkada Serentak dapat berjalan lancar. 

“Kegiatan ini saya kira penting atau tema ini penting yang diselenggarakan oleh kawan-kawan pemuda,” ujar Ahmad Doli Kurnia.

Menurutnya, Pilkada Serentak 2020 ini adalah bagian yang tidak bisa dipisahkan pada sistem demokrasi di Indonesia.

“Saya sering mengatakan bahwa Pilkada serentak 2020 ini dalam bagian dari konsensus bangsa kita yang sudah dibuat agenda negara. Yang sudah mulai kita susun sejak mulai masa reformasi,” ujarnya.

Ia juga memuji persiapan pelaksanaan Pilkada serentak ditengah pandemi Covid-19 yang dilakukan KPU dan Bawaslu RI. Kendati demikian, legislator dapil Sumatera Utara III ini mengingatkan agar semua tahapan Pilkada harus tetap menerapkan protokol kesehatan secara ketat.

“Meski dilaksanakan di tengah pandemi, pelaksanaan Pilkada harus tetap terjaga kualitasnya, terutama dari sisi partisipasi pemilih tetap bisa meningkat atau setidaknya sama dari pilkada serentak sebelumnya,” sebutnya.

Karena itu, dia berharap penyelenggara Pilkada perlu memastikan seluruh tahapan Pilkada dipersiapkan secara sungguh-sungguh agar dapat berjalan sukses dengan memenuhi 3 indikator, yaitu semua tahapan bisa berjalan sesuai peraturan yang ada, partisipasi pemilih tinggi, dan masyarakat aman dari Covid-19.

Sementara itu, Ketua KNPI Haris Pertama mengatakan, kesuksesan Pilkada 2020 adalah kesuksesan demokrasi di Indonesia.

“Pilkada kali ini berbeda dengan Pilkada sebelumnya. Jadi tantangannya berbeda disaat pandemi Covid-19,” ujar Haris Pertama.

Haris menegaskan, KNPI berkomitmen untuk mengajak para pemuda seluruh di Tanah Air untuk dapat menjaga kondusivitas dan juga menjaga Pilkada agar bisa berlangsung aman dan damai. “Dan juga menjaga Pilkada 2020 bebas dari Covid-19 dan klaster baru,” tandasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini