Pangdam Turunkan Baliho Habib Rizieq, Gatot Nurmantyo: Kalau Diperintah Tak Bisa Disalahkan

Dita Angga R, Sindonews · Kamis 26 November 2020 19:46 WIB
https: img.okezone.com content 2020 11 26 337 2316908 pangdam-turunkan-baliho-habib-rizieq-gatot-nurmantyo-kalau-diperintah-tak-bisa-disalahkan-g6nlI6hqrW.jpg Gatot Nurmantyo (Ist)

JAKARTA – Presidium Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) yang juga mantan Panglima TNI Gatot Nurmantyo memberikan komentarnya terkait aksi penurunan baliho Imam Besar FPI Habib Rizieq Shihab. Gatot mengatakan tidak ingin menyalahkan siapapun atas kejadian ini.

Menurutnya, ada beberapa hal yang harus dilihat terlebih dahulu. Apalagi TNI memang dimungkinkan untuk memberikan bantuan kepada kepolisian maupun pemerintah daerah.

“Saya tidak akan menyalahkan siapa-siapa. Karena memang tidak bisa disalahkan karena kita harus benar-benar mengetahui,” katanya saat konferensi pers pernyataan sikap KAMI secara virtual, Kamis (26/11/2020).

Dia mengatakan, jika penurunan baliho tersebut perintah atasan tentu Pangdam Jaya tidak salah. Atasan yang dimaksud adalah Panglima TNI ataupun presiden.

“Saya tidak bisa langsung menjustifikasi pangdam salah atau tidak. Kita lihat saja, kalau itu perintah dari Panglima TNI atau Presiden maka tidak bisa disalahkan Pangdam. Tapi kalau enggak ada perintah, tunggu saja ada teguran atau tidak,” tuturnya.

Selanjutnya dia juga menyoroti penggunaan alutsista dalam penurunan baliho. Menurutnya dalam kondisi tertib sipil hal tersebut tidak boleh digunakan.

“Contoh pesawat angkut boleh digunakan, kapal RS boleh, truk boleh. Tapi alutsista kendaraan taktis tidak boleh digunakan dalam memberikan pembantuan karena dalam kondisi tertib sipil, bukan darurat sipil, bukan darurat militer,” ucapnya.

Lebih lanjut dia menegaskan, prajurit TNI mempunyai sumpah prajurit yakni setia pada NKRI berdasarkan Pancasila dan UUD 1945. Lalu juga tunduk pada hukum dan memegang teguh disiplin keprajuritan. Ketiga, taat pada atasan dengan tidak membantah perintah atau putusan.

Baca Juga : Gatot Nurmantyo: Tak Mungkin TNI Bermusuhan dengan FPI

“Tapi atasan yang bagaimana? Atasan yang tidak melanggar sumpah kedua maupun pertama. Atasan perintahkan jual narkoba, dia bisa menolaknya,” tuturnya.

(erh)

1
1

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini