Anak Buahnya Ditangkap KPK, Prabowo Kok Diam Saja?

Abdul Rochim, Koran SI · Kamis 26 November 2020 13:43 WIB
https: img.okezone.com content 2020 11 26 337 2316609 anak-buahnya-ditangkap-kpk-prabowo-kok-diam-saja-gXPm3LXKPo.jpg Ketum Partai Gerindra Prabowo Subianto (Foto : Okezone.com)

JAKARTA - Kader Partai Gerindra Arief Poyuono menyentil ketua umumnya Prabowo Subianto yang belum bersuara di depan publik terkait penangkapan anak buahnya yakni Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) atas dugaan suap ekspor benih lobster atau benur.

"Ayo, kemana nih Prabowo Ketua Umum saya, kok diam aja sih? Keluar dong. Tunjukkan diri ke masyarakat dan katakan maaf yang sebesar-besarnya pada masyrakat terkait "dicengkueknya" Edhi Prabowo oleh KPK, jangan cuma ketua harian yang bicara di publik," kata Arief Poyuono lantang, lewat keterangan tertulis, Kamis (26/11/2020).

Mantan wakil ketua umum DPP Partai Gerindra mengatakan, saat ini masyarakat menantikan pernyataan Prabowo. "Mas Bowo tahu nggak masyarakat menantikan ucapan Mas. Mereka ingin tahu pesan apa yang ingin disampaikan Mas Bowo," ungkapnya.

Arief menyebut Prabowo berjiwa besar dan bukan seorang pengecut. "Saya tahu benar Mas Bowo itu tidak punya jiwa pengecut maka saya dan kader-kader Gerindra menginginkan Mas Bowo bicara ke masyarakat tentang penangkapan kader terbaik Gerindra oleh KPK," katanya.

Dirinya mengaku sampai detik ini masih memiliki impian suatu saat nanti Prabowo bisa menjadi Presiden RI.

"Saya sampai detik ini masih punya impian kalau Indonesia nanti punya presiden yang bernama Prabowo Subianto. Karena itu, saya meminta Mas Bowo bicara bicaralah. Jangan diam seribu bahasa, dan bertanggung jawab atas kejadian yang sangat memalukan untuk partai kita ini," tuturnya.

Baca Juga : Sandiaga Uno Berpeluang Gantikan Edhy Prabowo Jadi Menteri KKP

Dikatakan Arief Poyuono, pernyataan dari Prabowo akan sangat penting. "Ini sangat penting Mas Bowo bicara karena ini menyangkut keselamatan Partai Gerindra kedepan yang sudah dibangun dengan susah payah dan berkeringat selama ini hingga menjadi partai terbesar kedua di Indonesia," katanya.

"Ayo bicara Mas Bowo, kami menunggu arahan dan perintahmu akan kemana arah partai nanti," pungkasnya.

(aky)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini