Edhy Prabowo Ditangkap KPK, Kursi Menteri KKP Diprediksi Masih Milik Gerindra

Agregasi Sindonews.com, · Kamis 26 November 2020 09:13 WIB
https: img.okezone.com content 2020 11 26 337 2316376 edhy-prabowo-ditangkap-kpk-kursi-menteri-kkp-diprediksi-masih-milik-gerindra-33AK8YsHg9.jpg Edhy Prabowo (Foto : KKP)

JAKARTA - Kursi Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP) yang ditinggalkan Edhy Prabowo usai ditangkap Komisi Pemberatansan Korupsi (KPK) diprediksi masih milik Partai Geridra.

Menurut Direktur Eksekutif Sudut Demokrasi Research and Analysis (Sudra) Fadhli Harahab, Presiden Joko Widodo (Jokowi) mesti segera mencari pengganti Edhy Prabowo untuk menjabat menteri secara definitif. Menurutnya, kapasitas Luhut Binsar Pandjaitan yang mengoordinasikan beberapa sektor kementerian, akan berat jika harus dibebani tugas Menteri Kelautan dan Perikanan ad interim.

"Maka, idealnya Pak Jokowi segera cari pengganti Edhy setelah KPK menyematkan status tersangka. Ini juga bagian dari konsolidasi pemerintahan di tengah pandemi Covid yang masih mengancam," kata Fadhli saat dihubungi MNC Media, Kamis (26/11/2020).

Fadhli mengaku ada banyak putra terbaik bangsa yang bisa menggantikan posisi Edhy di Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), baik yang berlatar bekalang partai politik maupun kalangan profesional.

Baca Juga : Fakta-Fakta Terkait OTT Menteri KKP Edhy Prabowo

Baca Juga : Apresiasi Penangkapan Edhy Prabowo, ICW Ingatkan KPK soal Harun Masiku

Dia menduga, Presiden Jokowi akan tetap memberikan porsi kursi Menteri Kelautan dan Perikanan kepada kader Partai Gerindra. Karena menurutnya, dengan memilih kader Gerindra, hubungan pemerintahan Jokowi dengan partai tersebut tetap berlangsung mesra.

"Dugaanku Presiden akan memilih orang baru yang akan mengisi posisi Menteri KKP, dan dari partai yang sama, Gerindra, karena itu sudah bawaan koalisi, jatah dua menteri. Sama seperti kasus Idrus Marham dulu, yang menggantikannya kan dari Golkar juga, Pak Agus Gumiwang," ujarnya.

(aky)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini