Putri dan Menantu Habib Rizieq Berencana Penuhi Panggilan Polisi

Arie Dwi Satrio, Okezone · Kamis 26 November 2020 06:32 WIB
https: img.okezone.com content 2020 11 26 337 2316318 putri-dan-menantu-habib-rizieq-berencana-penuhi-panggilan-polisi-KhHopM6Kq6.jpg Irfan Alaydrus dan Syarifah Najwa Shihab (Foto: Instagram Titiek Soeharto)

JAKARTA - Sekretaris Bantuan Hukum Front Pembela Islam (FPI), Aziz Yanuar mengatakan, putri kandung Habib Rizieq Shihab, Syarifah Najwa Shihab, dan menantunya, Irfan Alaydrus punya rencana untuk memenuhi undangan dari Polri. Undangan itu untuk mengklarifikasi terkait adanya kerumunan dalam acara pernikahan keduanya.

"Rencana ada. Tapi undangan berikutnya belum ada. Undangan terkait laporan informasi atas kasus dugaan pelanggaran pasal 93 jo 9 UU No.6/2018 tentang kekarantinaan," kata Aziz saat dikonfirmasi MNC Media, Kamis (26/11/2020).

Baca Juga:  Satgas Covid-19 Limpahkan Kasus Kerumunan Habib Rizieq di Megamendung ke Polisi

Hingga kini, kata Aziz, pihaknya belum menerima kembali undangan dari Polri untuk klarifikasi terkait adanya kerumunan dalam acara pernikahan Syarifah Najwa Shihab dan Irfan Alaydrus. Jika nantinya ada undangan lagi dari Polri, Najwa maupun Irfan mempertimbangkan untuk hadir.

"Undangan berikutnya belum ada. Insya Allah (jika ada undangan berikutnya), tergantung yang diundang," pungkasnya.

 

Sebelumnya, Syarifah Najwa Shihab dan suaminya, Muhammad Irfan Alaydrus tidak memenuhi undangan klarifikasi dari Polri pada Jumat, 20 November 2020, lalu. Keduanya diundang untuk dimintai klarifikasi soal kerumunan massa yang melanggar protokol kesehatan Covid-19.

Dalam perkara ini, polisi mendalami dugaan pelanggaran pasal 93 jo Pasal 9 Ayat (1) Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2018 tentang Kekarantinaan Kesehatan.

Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Polri Brigjen Awi Setiyono mengatakan, undangan klarifikasi memang tidak memiliki konsekuensi jika tidak hadir. Akan tetapi, sambungnya, mereka kehilangan kesempatan untuk menjelaskan perihal yang mereka ketahui kepada penyelidik.

"Tentunya orang yang dikirim undangan klarifikasi tidak hadir yaitu rugi sendiri karena kesempatan, ini saya sampaikan klarifikasi itu kesempatan menyampaikan apa yang mereka alami, apa yang mereka rasakan apa yang mereka lihat selama ini," kata Awi di Mabes Polri, Selasa, 24 November 2020.

Awi menjelaskan, saat ini pihaknya masih melakukan penyelidikan terkait hal tersebut dengan melakukan evaluasi dari hasil keterangan klarifikasi dari berbagai pihak yang sebelumnya hadir.

Baca Juga:  Anak dan Menantu Habib Rizieq Rugi Sendiri Mangkir dari Agenda Klarifikasi

Nantinya lanjut dia, jika status perkara tersebut naik dari penyelidikan ke tingkat penyidikan bukan tidak mungkin keduanya akan dipanggil ulang.

"Nanti berikutnya kalau ini tadi bukti permulaan cukup dinaikkan ke penyidikan kalau tidak (cukup) dihentikan penyelidikannya, kalau penyidikan berarti pake panggilan-panggilan nanti di panggil lagi dan sangat memungkinkan yang sudah dijadwalkan klarifikasi itu untuk dipanggil selanjutnya," terang Awi.

"Nah kalau sudah masuk ke penyidikan sudah kita pakai KUHP berarti kalau dipanggil sekali, dua kali, tidak hadir ya tiga kali ada surat perintah membawa kita tegas memang demikian," tandasnya.

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini