Share

Edhy Prabowo: Saya Minta Maaf ke Guru Saya, Prabowo Subianto

Arie Dwi Satrio, Okezone · Kamis 26 November 2020 04:44 WIB
https: img.okezone.com content 2020 11 26 337 2316302 edhy-prabowo-saya-minta-maaf-ke-guru-saya-prabowo-subianto-ySyLmyGdiI.jpg Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo (Foto: Antara)

JAKARTA - Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo meminta maaf ke berbagai pihak atas penetapan dirinya sebagai tersangka suap oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Salah satunya ke Prabowo Subianto, Ketua Umum Partai Gerindra.

Prabowo bagi Edhy bukan hanya seorang ketua umum di partai yang dinaunginya. Namun, keduanya telah memiliki kedekatan emosional, karena Edhy merupakan anak didik Prabowo.

"Minta maaf kepada Pak Prabowo Subianto, guru saya, mentor yang sudah mengajarkan banyak hal," ucapnya di Gedung KPK, Kuningan, Jakarta, Kamis (26/11/2020) dini hari.

Tujuh orang ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan suap terkait perizinan tambak, usaha, dan atau pengelolaan perikanan atau komoditas perairan sejenis lainnya tahun 2020 alias suap ekspor benur lobster yakni, Menteri KKP, Edhy Prabowo (EP).

Baca Juga:  Menilik Proses KPK Menangkap Menteri Edhy Prabowo

Kemudian, Stafsus Menteri KKP, Safri (SAF); Staf khusus Menteri KKP, Andreau Pribadi Misata (APM); Pengurus PT ACK, Siswadi (SWD); Staf Istri Menteri KKP, Ainul Faqih (AF); dan Amiril Mukminin (AM). Sementara satu tersangka pemberi suap yakni, Direktur PT DPP, Suharjito (SJT).

 

Atas perbuatannya, para penerima suap disangkakan melanggar Pasal 12 Ayat (1) huruf a atau b atau Pasal 11 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tipikor Juncto Pasal 55 Ayat (1) ke-1 KUHP, Juncto Pasal 64 Ayat (1) KUHP.

Sedangkan sebagai pemberi suap, SJT disangkakan melanggar Pasal 5 Ayat (1) huruf a atau b atau Pasal 13 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tipikor Juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP, Juncto Pasal 64 Ayat (1) KUHP.

Baca Juga: Istri Edhy Prabowo Dilepas Setelah Sempat Terjaring OTT KPK

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini