Novel Baswedan Trending Twitter Berkat Pimpin OTT Edhy Prabowo

Djairan, iNews · Rabu 25 November 2020 15:47 WIB
https: img.okezone.com content 2020 11 25 337 2316009 novel-baswedan-trending-twitter-berkat-pimpin-ott-edhy-prabowo-kAF90fTaDy.jpeg Novel Baswedan. (Foto: Okezone.com)

JAKARTA - Penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan memimpin tim gabungan penyelidik dan penyidik, dalam operasi tangkap tangan (OTT) Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP), Edhy Prabowo, Rabu (25/11/2020) dini hari. Penangkapan dilakukan setelah penyelidikan lebih dari dua bulan.

"Benar, tim yang menangkap EP (Edhy Prabowo), Menteri KKP dan beberapa orang termasuk istrinya EP di Bandara Soetta dini hari tadi dipimpin Bang Novel (Novel Baswedan). Ini masih pemeriksaan di Gedung MP (Merah Putih) KPK," ujar sumber internal Bidang Penindakan KPK MNC Media, Rabu (25/11/2020). 

Edhy ditangkap saat kembali dari Amerika Serikat (AS). Tak hanya Edhy, beberapa anggota keluarga dikabarkan ikut digelandang KPK, serta beberapa pegawai dari Kementerian KKP. Aksi Novel memimpin OTT menuai respons positif warganet. 

Pantauan hingga pukul 15.08 WIB, kicauan ‘Novel Baswedan’ sudah mencapai lebih dari 6.100 kali. Beragam komentar netizen terlihat memenuhi laman Twitter. Tak sedikit yang memberikan dukungan dan ucapan semangat kepada Novel. 

“Penglihatan Gus Dur terganggu, tapi melihat masalah Papua lebih jelas dari rata-rata presiden lain. Mata Novel dirusak sebelah, tapi bekerja lebih baik dari rata-rata polisi satu mabes,” tulis akun @Dandhy_Laksono.

Baca juga: Novel Baswedan Pimpin OTT Edhy Prabowo, Penyelidikan sejak 2 Bulan Lalu

“Apakah Novel Baswedan akan kebanjiran karangan bunga?,” tulis akun @Maspiyu.

“Itulah hebatnya praktek Integritas Novel Baswedan, sudah dizolimi, tetap trs berjuang,” tulis akun @WikaWitana.

Dalam memimpin penyelidik dan penyidik, Novel bersama tim gabungan telah melalui proses pemantauan atas komunikasinya dengan beberapa pihak. Proses itu masuk dalam rangkaian penyelidikan. Penyelidikan dilakukan setelah sebelumnya hasil telaah dan analisis oleh tim Direktorat Pengaduan Masyarakat (Dumas) memperoleh informasi dan laporan dari masyarakat.

Sebelumnya, Ketua KPK Komisaris Jenderal Polisi Firli Bahuri serta Wakil Ketua KPK Nurul Ghufron dan Nawawi Pomolango membenarkan bahwa tim KPK menangkap Menteri KKP Edhy Prabowo dan beberapa orang lain termasuk istri Edy, Iis Rosita Dewi. Ghufron menyatakan, penangkapan dilakukan berhubungan dengan dugaan transaksi terkait dengan ekspor benih lobster (benur).

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini