Edhy Prabowo Ditangkap KPK, Cita-Cita Prabowo Jadi Presiden Kandas

Fahreza Rizky, Okezone · Rabu 25 November 2020 11:58 WIB
https: img.okezone.com content 2020 11 25 337 2315785 edhy-prabowo-ditangkap-kpk-cita-cita-prabowo-jadi-presiden-kandas-JXUHgzOnmH.jpg foto: Okezone

JAKARTA - Mantan Wakil Ketua Umum Gerindra, Arief Poyuono meminta Prabowo Subianto mundur dari kabinet Jokowi-Ma'ruf Amin setelah tertangkapnya Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP) Edhy Prabowo ditangkap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

(Baca juga: Foto-Foto Eksklusif Penangkapan Edhy Prabowo di Bandara Soetta)

Diketahui, Gerindra mempunyai dua orang wakil di Kabinet Indonesia Maju, antara lain Prabowo Subianto yang didapuk menjadi Menteri Pertahanan (Menhan) serta Edhy Prabowo sebagai Menteri KKP. Edhy dicocok lembaga antirasuah atas dugaan korupsi penetapan izin ekspor benur.

Saat ini Edhy dan rombongan yang ditangkap masih diperiksa intensif oleh KPK. Lembaga antirasuah memiliki waktu 1x24 jam untuk menetapkan status hukum mereka.

(Baca juga: Detik-Detik Edhy Prabowo Ditangkap Novel Cs di Bandara Soetta)

Menurut Poyuono, Prabowo harusnya mengingatkan kadernya untuk tidak memanfaatkan kekuasaan. Apalagi Ketua Umum Gerindra itu sejak awal ingin Indonesia bersih dari Korupsi, Kolusi dan Nepotisme (KKN). Namun, kata Poyuono, Prabowo justru mendiamkan saja.

"Nah dengan ditangkapnya Edhy Prabowo maka tamat sudah cita-cita Prabowo jadi presiden Indonesia. Serta akan berpengaruh terhadap elektabilitas partai Gerindra," ujar Poyuono melalui rilisnya kepada MNC Media, Rabu (25/11/2020).

Poyuono juga bilang Prabowo harus bertanggung jawab kepada masyarakat pemilih Gerindra atas ketidakmampuan menjaga disiplin para kadernya hingga berpotensi besar menghancurkan marwah partai.

"Atau jika Prabowo gentlemen, dia harus mundur dari kabinet Jokowi - Maruf Amin serta mundur dari Gerindra," tutup Poyuono.

(fmi)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini