Kejagung Hitung Kerugian Negara di Kasus PT Pelindo II

Erfan Maaruf, iNews · Selasa 24 November 2020 21:35 WIB
https: img.okezone.com content 2020 11 24 337 2315523 kejagung-hitung-kerugian-negara-di-kasus-pt-pelindo-ii-pp2YrRXXpX.jpg Ilustrasi (Dok. Okezone)

JAKARTA - Kejaksaan Agung (Kejakgung) masih dalam proses penghitungan angka dugaan kerugian negara dalam kasus korupsi PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) II sewa-menyewa PT Jakarta Internasional Container Terminal (JICT) 2015.

“Kalau penghitungan kerugian negaranya, kita internal sudah ada. Tetapi belum final lah ya. Masih kita hitung terus,” kata Direktur Penyidikan pada Jaksa Agung Muda Pidana Khusus (Dirdik-JAM Pidsus) Febrie Adriansyah di Gedung Bundar, Selasa (24/11/2020).

Dia mengatakan, timnya masih menunggu penghitungan serupa yang dilakukan para auditor negara di Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). “Angkanya, nanti lah. Karena belum final juga,” kata Febrie.

Penyidikan dugaan korupsi PT Pelindo dan PT JICT sudah memeriksa enam orang saksi yang diperiksa dalam penyidikan tersebut. Empat saksi dari para petinggi, dan mantan pejabat di PT Pelindo II. Dua saksi lainnya, para atasan di PT JICT. Namun, dari hasil pemeriksaan tersebut, para penyidik di JAM Pidsus belum menemukan tersangka.

Baca Juga : Irjen Napoleon Bonaparte 'Seret' Nama Kabareskrim dan Azis Syamsuddin di Persidangan

JAM Pidsus Ali Mukartono, pernah menerangkan penyidikan dugaan korupsi Pelindo II, terkait dengan perpanjangan kontrak pengelolaan PT JICT yang dilakukan Pelindo II sejak 2015. “Itu dugaannya, ada penyimpangan dalam sewa-menyewa. Kira-kira itu lah,” kata Ali.

(aky)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini