Heboh Karangan Bunga untuk Pangdam Jaya, PA 212: Sengaja Dikondisikan!

Puteranegara Batubara, Okezone · Selasa 24 November 2020 10:56 WIB
https: img.okezone.com content 2020 11 24 337 2315009 heboh-karangan-bunga-untuk-pangdam-jaya-pa-212-sengaja-dikondisikan-gJFPh56MjQ.jpg Foto: Kodam Jaya

JAKARTA - Persaudaraan Alumni (PA) 212 menyatakan tak terkejut dengan banyaknya rangkaian karangan bunga dari masyarakat untuk Pangdam Jaya Mayjen Dudung Abdurahman di Markas Kodam Jaya, Cililitan Jakarta Timur.

(Baca juga: Banjir Karangan Bunga untuk Jenderal Dudung, Netizen: Buat Sendiri, Heboh Sendiri!)

"Sudah tak kaget itu karangan bunga yang sengaja dikondisikan,” kata Wakil Sekretaris Jenderal PA 212 Novel Bamukmin kepada Okezone, Jakarta, Selasa (24/11/2020).

Novel mencontohkan ucapan mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) terkait Indonesia kehilangan pemimpin. Ia membandingkan, kepulangan Rizieq sebagai jawaban hadirnya seorang pemimpin disaat kekosongan itu.

Melihat hal itu, Novel mengklaim bahwa banyaknya karang bunga itu tidak memberikan efek apapun kepada masyarakat terhadap citra pemerintah dewasa belakangan ini.

(Baca juga: Panglima TNI Dukung Pangdam Jaya Copot Baliho Habib Rizieq)

"Nah sekarang mereka ingin membuat pencitraan kembali dan rakyat kecil mana mungkin membeli karangan bunga karena buat makan saja sudah sulit bahkan mereka terbebani utang negara,"ujarnya.

"Dan rakyat kecil justru cinta kepada IB HRS dengan membuat sambutan murah meriah dan tersebar dimana mana dengan mungkin sudah berjuta juta spanduk dibentangkan untuk menyambut dan mendukung IB HRS," tutup Novel.

(Baca juga: Sambangi Kodam Jaya, Sejumlah Artis Apresiasi Kinerja TNI-Polri)

Sebelumnya, karangan bunga menghiasi sekitar gedung Markas Komando Daerah Militer Jayakarta (Kodam Jaya), Cililitan, Jakarta Timur.

Karangan bunga tersebut berisikan ucapan selamat kepada Pangdam Jaya Mayjen TNI Dudung Abdurachman yang telah memberikan instruksi untuk mencopot baliho Habib Rizieq Shihab. Ucapan dukungan masyarakat melalui karangan bunga juga 'membanjiri' Mapolda Metro Jaya.

(fmi)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini