Menag : Indonesia Belum Dapatkan Kepastian Kuota Haji Tahun 2021

Binti Mufarida, Sindonews · Senin 23 November 2020 15:04 WIB
https: img.okezone.com content 2020 11 23 337 2314526 menag-indonesia-belum-dapatkan-kepastian-kuota-haji-tahun-2021-YPHtoFM7w5.jpg Menteri Agama Fachrul Razi. (Foto : kemenag.go.id)

JAKARTA – Menteri Agama (Menag), Fachrul Razi menegaskan, sampai saat ini pemerintah Arab Saudi masih belum memberikan kuota untuk penyelenggaraan ibadah haji tahun 2021 Masehi/1442 Hijriah.

“Untuk saat ini pemerintah Indonesia belum mendapatkan kuota haji untuk pemberangkatan haji tahun 1442 Hijriah 2021 Masehi,” kata Fachrul dalam rapat kerja Komisi VIII DPR RI, terkait Laporan Keuangan Haji Tahun 1441 H dan Pembicaraan persiapan Penyambutan Ibadah Haji tahun 1442 H, Senin (23/11/2020).

Bahkan, kata Fachrul, saat Sekretaris Jenderal Kementerian Agama (Sekjen Kemenag), Nizar Ali dan Plt Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah, Kementerian Agama (Kemenag), Oman Fathurahman melakukan pertemuan dengan pemerintah Arab beberapa waktu lalu, pemerintah Arab menyebut masih terlalu dini membicarakan penyelenggaraan haji tahun depan.

“Pada saat berapa hari yang lalu Pak Nizar dan Pak Oman ke sana, pada saat ditanyakan jawaban mereka masih terlalu dini untuk berbicara tentang itu,” kata Fachrul.

Sementara itu, terkait persiapan pelaksanaan ibadah haji tahun 1442 H, 2021 Masehi Fachrul menjelaskan, tentang kuota haji berdasarkan hasil MOU ibadah haji tahun 1441 Hijriah 2020 masehi, kuota yang diberikan Pemerintah Arab Saudi kepada pemerintah Republik Indonesia sebanyak 221.000 jamaah.

“Kuota tersebut dibagi menjadi dua yaitu untuk jamaah haji reguler sebanyak 203.320 jamaah dan untuk jamaah haji khusus sebanyak 17.680 jamaah,” ucapnya.

Pada kesempatan yang sama, Sekretaris Jenderal Kementerian Agama (Sekjen Kemenag), Nizar Ali mengatakan, Indonesia masih menjadi perhatian pemerintah Arab khususnya terkait kuota haji tahun depan.

“Sedikit aja, ada satu yang terkait bahwa sebenarnya pemerintah Saudi ini punya perhatian khusus terhadap Indonesia.”

Baca Juga : Kuota Haji 2021 Sebanyak 221.000 Jamaah, Menag Sampaikan 3 Opsi Pemberangkatan

“Ini terbukti dari pembukaan umrah itu sebenarnya hanya untuk dua negara yakni Indonesia dan Pakistan di tanggal 1 November itu ya, ini catatan penting karena negara lain belum diberi kesempatan oleh pemerintah Arab Saudi. Ini artinya prediksi kita, haji tentu akan juga menjadi perhatian,” ucap Nizar.

Baca Juga : Saudi Naikkan Pajak, Menag: Kemungkinan Biaya Haji 2021 Naik

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini