Warga yang Berkerumun di Petamburan dan Megamendung Harus Tes Covid-19

Fahreza Rizky, Okezone · Senin 23 November 2020 13:53 WIB
https: img.okezone.com content 2020 11 23 337 2314457 warga-yang-berkerumun-di-petamburan-dan-megamendung-harus-tes-covid-19-xz8N1m60ia.jpg Ketua Satgas Penanganan Covid-19, Doni Monardo (foto: Dok BNPB)

JAKARTA - Ketua Satgas Penanganan Covid-19, Doni Monardo, menyebut rangkaian acara yang menyebabkan kerumunan di wilayah Bandara Soekarno-Hatta Banten, Petamburan-Tebet Jakarta, dan Megamendung Bogor telah menyebabkan peningkatan kasus positif corona.

"Sejumlah kasus yang ikut menambah terjadinya kasus selama libur panjang adalah kegiatan kerumunan yang terjadi dalam beberapa hari terakhir. Terutama di wilayah Bandara Soekarno-Hatta, Petamburan, dan juga wilayah Slipi. Kemudian juga Tebet Timur, serta Megamendung," ujar Doni saat jumpa pers di Kantor Presiden, Jakarta, Senin (23/11/2020).

Baca juga:

Doni Monardo Ungkap 2 Penyebab Peningkatan Kasus Covid-19 di Jakarta   

Tracing Pasien Positif, Kasus Covid-19 di Petamburan Meningkat

Beberapa wilayah yang disebutkan Doni merujuk pada acara yang dihadiri Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab. Kerumunan tidak terhindarkan pada kegiatan tersebut.

Mulai dari penyambutan kedatangan Rizieq di Bandara Soetta, kemudian penyambutan di Petamburan, kegiatan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Tebet, kegiatan di Megamendung, hingga peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW dan pernikahan anak Rizieq di Petamburan.

 

Doni mengajak masyarakat yang ikut kerumunan di acara tersebut, secara sukarela melakukan swab antigen yang telah disiapkan oleh pemerintah dan Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta di sejumlah Puskesmas.

"Pemeriksaan itu dilakukan secara gratis kepada masyarakat. Hal ini sangat penting agar bisa sesegera mungkin diketahui apakah mereka yang ikut kerumunan tersebut terpapar atau tidak," imbuhnya.

"Apabila sudah positif terpapar covid melalui pemeriksaan swab PCR, maka harus dilakukan langkah sedini mungkin baik melakukan isolasi mandiri secara personal yang disetujui atau diberikan rekomendasi oleh petugas puskesmas atau isolasi yang disiapkan pemerintah," tutupnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini