Jokowi Minta Simulasi Vaksinasi Covid-19 Terus Dilakukan

Fahreza Rizky, Okezone · Senin 23 November 2020 10:58 WIB
https: img.okezone.com content 2020 11 23 337 2314290 jokowi-minta-simulasi-vaksinasi-covid-19-terus-dilakukan-Z4HmjLGEV8.jpg Presiden Jokowi (Setneg)

JAKARTA – Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengingatkan jajarannya mengevaluasi mekanisme vaksinasi Covid-19, khususnya terkait proses distribusi agar barang tersebut sampai aman ke seluruh penjuru Tanah Air.

Menurut Jokowi proses distribusi vaksin Covid-19 tidak mudah. Diperlukan sistem rantai dingin atau cold chain supaya barang tersebut tidak rusak. Hal inilah yang masih terus disiapkan oleh pemerintah.

Jokowi sebelumnya sudah meninjau langsung simulasi vaksinasi Covid-19 di lapangan. Berdasarkan pengamatannya proses ini dinilai sudah baik. Ia meminta agar simulasi ini terus dilakukan.

"Saya mungkin akan ngecek satu atau dua kali lagi sehingga pada saat pelaksanaan betul-betul pada kondisi yang sudah sangat baik," ujar dia dalam ratas Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (23/11/2020).

Jokowi mengingatkan hal yang paling penting untuk disiapkan yakni proses distribusi vaksin. Barang tersebut harus dipastikan aman saat diterima oleh daerah lainnya.

"Dan yang paling penting terus dilihat evaluasi mekanisme dan proses distribusi vaksin yang menurut saya paling penting agar perjalanan vaksin ke daerah berjalan aman dan lancar," ujarnya.

Sebelumnya diberitakan, Jokowi mengatakan proses vaksinasi Covid-19 tidak semudah seperti dibayangkan. Pemerintah harus memikirkan distribusinya yang ternyata tidak mudah.

Jokowi mengungkapkan, proses distribusi vaksin Covid-19 memerlukan sistem rantai dingin atau cold chain system supaya barang tersebut tidak rusak. Hal inilah yang masih terus disiapkan oleh pemerintah.

Baca Juga : Presiden Jokowi Perintahkan Tindak Tegas Kegiatan yang Berpotensi Langgar Prokes

"Memerlukan cold chain, kedinginan dengan derajat tertentu. Setiap vaksin dari produk berbeda memerlukan juga model distribusi yang berbeda. Inilah yang terus kita siapkan agar nanti daerah-daerah juga segera mendapatkan vaksin dan vaksinnya juga tidak rusak," tuturnya, Rabu, 18 November 2020.

Baca Juga : Jokowi Minta Mendagri-Kapolri Tegakkan Aturan Covid-19 di Pilkada 2020

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini