IPW Minta TNI Bersihkan Seluruh Baliho Habib Rizieq, Jangan Kasih Kendor

Arie Dwi Satrio, Okezone · Minggu 22 November 2020 14:40 WIB
https: img.okezone.com content 2020 11 22 337 2313951 ipw-minta-tni-bersihkan-seluruh-baliho-habib-rizieq-jangan-kasih-kendor-Fa0BWsp5jH.jpg Petugas membongkar baliho berhambar Habib Rizieq di Kota Bogor. (Foto: Okezone.com/Putra R)

JAKARTA - Ketua Presidium Indonesian Police Watch (IPW), Neta S Pane mendukung langkah TNI mencopot baliho-baliho yang berkaitan dengan Imam Besar Front Pembela Islam (FPI), Habib Rizieq Shihab. Neta meminta TNI terus melanjutkan pembersihan baliho Habib Rizieq di seluruh Indonesia.

"Jajaran TNI diharapkan melanjutkan operasi pembersihan baliho Rizieq di seluruh wilayah Indonesia. Jangan kasih kendor dan TNI harus menghabisi gerakan-gerakan intoleransi atas nama agama hingga ke akar akarnya," kata Neta melalui keterangan resminya, Minggu (22/11/2020). 

Neta menilai ada dua alasan strategis TNI harus bergerak membersihkan semua baliho Habib Rizieq di seluruh wilayah Indonesia. Pertama, kata dia, saat masih berada di Arab Saudi, Habib Rizieq mengajak pendukungnya secara provokatif untuk melakukan revolusi di Indonesia seperti halnya di Iran. 

"Kedua, Rizieq juga mengajak 'pemenggalan kepala'. Dua pernyataannya yang sangat provokatif itu sangat rawan menjadi benturan dan memecah belah bangsa Indonesia sebagai NKRI," imbuhnya.

Menurut Neta, ucapan Habib Rizieq yang provokatif itu seakan membuat kelompok intoleran merasa di atas angin dan merasa tak tersentuh oleh hukum di negeri ini. Tak hanya itu, Neta juga berpandangan Habib Rizieq dan pendukungnya berlaku dan bertindak seenaknya di Indonesia. 

"Rizieq dan pengikutnya sudah semau gue terhadap bangsa ini, dengan cara memasang baliho dimana-mana tanpa izin. Bahkan polisi dan Satpol PP tidak berani menindaknya. Sangat ironis, seorang Soekarno yang memerdekakan bangsa ini saja tidak searogan Rizieq, dengan menebar baliho tanpa ijin di mana-mana, di seluruh negeri," bebernya.

Baca juga: Petugas Bongkar Puluhan Spanduk dan Baliho Habib Rizieq di Kota Bogor

Langkah TNI yang turun langsung melakukan pencopotan terhadap baliho terkait Habib Rizieq dianggap Neta adalah hal yang wajar. Sebab, pihak kepolisian dan satpol PP dinilainya tidak berani mencopot baliho tersebut.

"Ketika tak seorang pun aparatur pemerintah berani bersikap untuk mencabuti baliho itu, tentu sangat wajar TNI bergerak mencabuti baliho tersebut. Sebab, negeri ini bukan hanya milik Rizieq semata tapi milik segenap rakyat," tegas Neta. 

"Jadi, jangan biarkan Rizieq semena-mena terhadap bangsa ini, karena dia bukan siapa siapa dan bukan pendiri negeri ini," pungkasnya.

Sebelumnya, sejumlah aparat TNI mencopot baliho yang berkaitan dengan Imam Besar FPI, Habib Rizieq Shihab, beberapa waktu lalu. Baliho-baliho yang berkaitan dengan Habib Rizieq itu dicopot oleh aparat di sejumlah daerah di Indonesia. Baliho-baliho itu dicopot karena dianggap melanggar aturan.

Dalam sebuah rekaman singkat sebuah video, Pangdam Jaya, Mayjen TNI Dudung Abdurachman menegaskan akan menurunkan alias mencopot seluruh baliho yang berkaitan berkaitan dengan Habib Rizieq di Jakarta. Alasan pencopotannya, karena baliho tersebut tidak memiliki izin. 

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini