Kampanye Sepi, Artis Dangdut Banyak Komplain

Felldy Utama, iNews · Sabtu 21 November 2020 13:49 WIB
https: img.okezone.com content 2020 11 21 337 2313609 kampanye-sepi-artis-dangdut-banyak-komplain-pArTwpFJSz.jpg Ilustrasi dangdutan (Foto : Kristiadi)

JAKARTA - Dirjen Bina Administrasi Kewilayahan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Safrizal menyebut kerumunan yang terjadi dalam tahapan kampanye Pilkada 2020 sudah bisa semakin ditekan. Hal itu lantaran fungsi pengawasan yang dilakukan juga semakin ketat.

"Sangat (bisa diminimalisir). Kita enggak pernah denger sekarang ada kampanye Pilkada, ada dangdutan," kata Safrizal dalam diskusi Polemik MNC Trijaya Network bertajuk 'Evaluasi Pilkada Serentak 2020' yang digelar secara virtual, Sabtu (21/11/2020).

Bahkan, dia menceritakan apabila dirinya pernah mendengar adanya keluhan dari sejumlah artis hiburan musik yang menyebut Pilkada kali ini berbeda dari Pilkada sebelum-sebelumnya. Diketahui, konser musik menjadi salah satu kegiatan yang sebelumnya menjadi sarana untuk memeriahkan dalam sebuah tahapan kampanye.

"Jadi artis dangdut komplain, 'ini kenapa kok Pilkada kali ini gak ramai, kemudian ada artis rock konser juga gabisa pertunjukkan, olahraga juga gabisa, banyak yang gak bisanya," ujar dia menceritakan keluhan tersebut.

Baca Juga : Apa Kata Kemenag soal Pemberian Rekomendasi ke FPI?

Di samping itu, Safrizal memastikan dalam tahapan kampanye yang dilaksanakan di tengah pandemi Covid-19 ini, para peserta wajib menaati protokol kesehatan yang telah diatur dalam regulasi penyelenggara. Apabila melanggar, kata dia, sanksi tegas berupa pembubaran kegiatan akan dilaksanakan.

"Misalnya pelaksanaan kampanye tiba-tiba aturan 50 (orang) malah yang datang 200, langsung dibubarkan. Ada juga yang 50, kok jadi 60 (orang) setelah itu terpantau, maka surat teguran diberikan Bawaslu kepada paslon itu," tutur dia.

(aky)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini