Panglima TNI: Medsos Telah Dijadikan Media Propaganda!

Puteranegara Batubara, Okezone · Sabtu 21 November 2020 13:12 WIB
https: img.okezone.com content 2020 11 21 337 2313592 panglima-tni-medsos-telah-dijadikan-media-propaganda-9y5hLu0ewD.jpg foto: Okezone

JAKARTA - Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto menyebut bahwa ancaman separatisme dengan menggunakan media sosial bertujuan propaganda untuk memisahkan diri dari NKRI saat ini marak dilakukan.

(Baca juga: Apa Kata Kemenag soal Pemberian Rekomendasi ke FPI?)

Menurut Panglima TNI, aksi separatisme saat ini tidak hanya berupa pemberontakan bersenjata, tetapi sudah berkembang melalui kampanye internasional dengan memanfaatkan media sosial di dunia maya.

Hal itu disampaikan Hadi saat menjadi Keynote Speaker dalam acara Webinar Pelatihan Sinergi Anak Bangsa Dalam Menjaga Keutuhan Bangsa dan Negara Dari Aksi Separatisme di Dunia Maya, bertempat di Jakarta, Sabtu (21/11/2020).

(Baca juga: TNI Copoti Baliho Habib Rizieq, Andi Arief: Negara Sudah Kalah!)

"Mau tidak mau, suka atau tidak suka, kita harus mengakui bahwa media sosial telah dapat dimanfaatkan sebagai media propaganda, media perang urat syaraf," kata Hadi.

Hadi mengatakan, semua yang ada di dunia maya memiliki kelebihan berupa kecepatan dan jangkauan yang lebih cepat, lebih luas, dan lebih mudah. Selanjutnya juga disadari bahwa dampak yang ditimbulkan di dunia maya, baik positif maupun negatif, ternyata dapat lebih masif dari dunia fisik.

Hadi menyebut, bahwa dengan pengunaan dan jangkauan yang luas, media sosial menjadi media yang efektif untuk melakukan perang informasi ataupun perang psikologi.

"Sekarang kita mengenal hastag, trending topic. Dahulu kita menyebutnya sebagai tema propaganda," tegas Hadi.

(fmi)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini