Sindir Habib Rizieq, Pangdam Jaya Kutip Ayat Al-Quran dan Api Neraka

Tim Okezone, Okezone · Jum'at 20 November 2020 19:03 WIB
https: img.okezone.com content 2020 11 20 337 2313293 sindir-habib-rizieq-pangdam-jaya-kutip-ayat-al-quran-dan-api-neraka-iW3b55JDLM.jpg Pangdam Jaya Mayjen TNI Dudung Abdurachman (foto: Sindo)

JAKARTAPangdam Jaya Mayjen TNI Dudung Abdurachman mengaku prihatin dan menyesalkan pernyataan Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab yang mengeluarkan kata-kata tidak sepatutnya di acara Maulid Nabi Besar Muhammad SAW di Markas FPI, Jakarta.

Menurutnya, ucapan dan tindakan itu harus baik, dan dia mengaku sebagai orang Islam prihatin kalau ada seorang habib diperingatan Maulid Nabi bahasa-bahasa dan ucapannya itu kotor. “Saya prihatin dan tidak terima sebagai seorang muslim,” ujar Mayjen TNI Dudung Abdurachman dalam keterangan pers di Jakarta, Jumat (20/11/2020).

“Terimakasih atas hujatan-hujatan HRS kepada TNI-Polri, kalau katanya sebagai imam besar, kalau dibilang sebagai kiai, atau sebagai habib itu selalu hatinya baik, pikiran baik, tindakan baik dan ucapannya juga baik. Jadi kalau ucapanya tidak baik ya bukan habib namanya,” tuturnya.

Dia pun menyebut dirinya juga seorang Islam, dan Islam itu agama yang Rahmatan Lil Alamin. Agama yang mengajarkan tentang kasih sayang, kasih sayang untuk alam semesta, bukan hanya untuk manusia saja, jadi jangan asal bicara sembarangan.

(Baca JUga: Mengenal Pangdam Jaya Mayjen TNI Dudung Abdurachman yang Ancam Bubarkan FPI)

“Jaga dari siksa api neraka, Allah SWT sudah berfirman: Wahai orang-orang yang beriman, Lindungilah dirimu dan keluargamu dari api neraka,” kata Pangdam mengutip Quran Surah At-Tahrim ayat 6.

(Baca Juga: Pangdam Jaya Bicara soal Pembubaran, FPI: Lucu!)

Seperti diketahui, sebelumnya Panglima Daerah Militer Jayakarta (Pangdam Jaya) Mayjen TNI Dudung Abdurachman mengatakan dirinya yang memerintahkan sejumlah pria berbaju loreng untuk menurunkan baliho bergambar pimpinan Front Pembela Islam (FPI), Habib Rizieq Shihab. Tak hanya itu, Dudung juga menegaskan pemerintah bisa saja membubarkan FPI jika diperlukan.

Pernyataan tegas itu disampaikan Pangdam Jaya melihat pemasangan baliho bergambar Habib Rizieq disertai pesan bermuatan ajakan revolusi dan provokatif. Menurutnya hal itu mengancam persatuan dan kesatuan bangsa.

"Kalau perlu, FPI bubarkan saja. Kok mereka yang atur. Suka atur-atur sendiri," kata Dudung usai apel kesiagaan bencana di Monas, Jakarta.

(amr)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini