Ridwan Kamil Jelaskan Kronologi Acara Habib Rizieq di Megamendung

Puteranegara Batubara, Okezone · Jum'at 20 November 2020 17:41 WIB
https: img.okezone.com content 2020 11 20 337 2313243 ridwan-kamil-jelaskan-kronologi-acara-habib-rizieq-di-megamendung-LCyNktQciV.jpg Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil (Foto : Sindo)

JAKARTA - Setelah memberikan klarifikasi lebih kurang tujuh jam ke penyidik Bareskrim Polri, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil memberikan penjelasan terkait kronologi kerumunan yang terjadi di acara Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab di Megamendung, Puncak, Bogor.

"Kronologi pertama itu adalah Sholat Jumat dan peletakan batu pertama. Laporan panitia ke camat satgas kabupaten hanya itu, bukan acara besar," ujar Ridwan Kamil dalam konferensi pers, Jumat (20/11/2020).

Acara tersebut, kata dia, sudah dilobi juga oleh Kodim untuk ingatkan potensi kerumunan agar bisa dilakukan pencegahan.

Baca Juga : 7 Jam Diklarifikasi Bareskrim, Ridwan Kamil Rampung Diperiksa 

Baca Juga: Polisi Bakal Panggil Pihak Disparekraf Terkait Pernikahan Najwa Shihab

"Di hari H, ada euphorua dari masyarakat yang ingin lihat (Habib Rizieq) juga itu membuat situasi masif kira-kira begitu," tuturnya.

Ia mengatakan, dalam kondisi massa masif, pelaksana di lapangan sebenarnya punya dua pilihan humasnis atau represif dalam menghadapi kerumunan massa.

"Pilihan di lapangan kalau massa besar cenderung gesekan, maka pilihan Kapolda Jabar saat itu pendekatan humanis, non-represif, walaupun pilihan itu konsekuensi di kepolisian terkait hal ini," kata Ridwan Kamil.

Sesuai peraturan di Jabar, Ridwan Kamil mengatakan semua yang melanggar harus disanksi. "Jadi, Jabar provinsi tegas. Lebih 600 ribu pelanggaran prokes sudah ditegakkan, 80 persen mayoritas pelanggaran individu, sisanya institusi atau acara.

"Hanya kalau sudah massa besar, karena sebuah proses kadang-kadang treatment enggak bisa represif, contoh demo omnibuslaw demo-demo itu sangat langgar prokes. Maka, diskresi dari aparat ada di sana, itulah kronologinya," ujarnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini