Pekan Depan Polisi Gelar Perkara Kasus Acara Habib Rizieq di Petamburan

Muhamad Rizky, Okezone · Jum'at 20 November 2020 15:26 WIB
https: img.okezone.com content 2020 11 20 337 2313111 pekan-depan-polisi-gelar-perkara-kasus-acara-habib-rizieq-di-petamburan-JoUnfXPfA5.jpg

JAKARTA - Polisi menyatakan bahwa pada Senin 23 November 2020, pihaknya akan melakukan gelar perkara atau ekspose bersama dengan pihak Jaksa Penuntut Umum (JPU) terkait penyelidikan acara Rizieq Shihab.

Kabag Penum Divisi Humas Polri, Kombes Ahmad Ramadhan mengungkapkan bahwa gelar perkara itu akan dilakukan untuk menentukan status perkara, dari dugaan pelanggaran protokol kesehatan dalam acara pernikahan anak Habib Rizieq dan Maulid Nabi Muhammad SAW di Petamburan, Jakarta.

"Kemudian, tindak lanjut penyidik, hari Senin nanti tanggal 23 November 2020 akan mempersiapkan ekspos ke Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejati DKI," kata Ahmad dalam jumpa pers di Gedung Bareskrim Polri, Jakarta Selatan, Jumat (20/11/2020).

Baca juga:

Polisi Belum Berencana Klarifikasi Gubernur Banten Terkait Kerumunan Habib Rizieq   

Aksi Kontroversial FPI Berujung Ancaman Pembubaran oleh Rezim SBY

Gelar perkara nantinya akan menetukan langkah selanjutnya dalam kasus ini. Jika diduga kuat adanya tindak pidana, maka polisi akan menaikan status hukumnya ke tahap penyidikan.

Sementara itu, Ahmad menyebut, dari tujuh orang saksi yang dipanggil hari ini, hanya dua orang yang memenuhi panggilan itu. Mereka adalah Kadishub DKI dan BPBD DKI.

Sedangkan lima orang lainnya sampai saat ini belum memenuhi panggilan tanpa alasan yang jelas. Mereka yang mangkir diantaranya adalah putri Rizieq, Najwa Shihab dan menantunya Muhammad Irfan Alaydrus.

"Sedangkan yang tidak hadir lima orang dan belum ada konfirmasi adalah HA, humas FPI. Kedua NS pengantin wanita, kemudian MI pengantin pria, kemudian I sebagai orang yang diminta untuk menyewa tenda. Dan HA bin A statusnya tidak tahu tapi adalah bagian dari keluarga MRS/HRS," kata Ahmad.

 

Menurut Ahmad, ketidakhadiran lima orang itu sampai saat ini belum diketahui alasannya. Sementara dua orang yang menghadiri panggilan sampai saat ini masih dilakukan pemeriksaan.

"Lima orang ini tidak hadir dan belum ada konfirmasi, belum ada alasan. Dua orang saksi yang hadir, sesuai prokes telah dilakukan pemeriksaan rapid swab dan hasilnya non reaktif," ujar Ahmad.

Polisi mulai melakukan penyelidikan adanya dugaan pelanggaran protokol kesehatan terkait dengan acara yang dihadiri Rizieq. Mulai di Petamburan, Jakarta hingga Megamendung, Bogor, Jawa Barat.

Polda Metro Jaya sendiri telah meminta klarifikasi Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan dan beberapa saksi lainnya yang mengetahui acara tersebut.

Bahkan, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil juga diperiksa untuk proses klarifikasi pada hari ini di Bareskrim Polri.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini