Pesan FPI ke TNI: Jangan Mau Diadu dengan Ulama dan Umat Islam!

Harits Tryan Akhmad, Okezone · Jum'at 20 November 2020 14:39 WIB
https: img.okezone.com content 2020 11 20 337 2313059 pesan-fpi-ke-tni-jangan-mau-diadu-dengan-ulama-dan-umat-islam-ns5NY4Ouq2.jpg foto: Okezone

JAKARTA - Ketua DPP Front Pembela Islam (FPI) Slamet Maarif berpesan kepada Tentara Nasional Indonesia (TNI) agar tak mau diadu dengan ulama dan Umat Islam.

(Baca juga: TNI Copoti Balio Habib Rizieq, FPI: Spanduk Lain Juga Harus Ditertibkan!)

Hal tersebut dikatakan Slamet Ma’rif merespon pernyataan Pangdam Jaya Mayjen TNI Dudung Abdurachman ihwal penurunan baliho Habib Rizieq dan pembubaran FPI.

“Saya menasehati TNI, bahwa TNI didirikan oleh ulama ( Jenderal Sudirman ) dan dari dulu menyatu dengan umat Islam jadi TNI jangan mau diadu dengan ulama dan umat Islam,” kata Slamet saat dihubungi Okezone di Jakarta, Jumat (20/11/2020).

(Baca juga: Koopssus Unjuk Kekuatan di Petamburan, Munarman: Kasihan Kalau Dibentuk Hanya Itu Tugasnya!)

Slamet meyakini, para anggota TNI akan tetap selalu sehati dengan ulama dan umat Islam dalam upaya mempertahankan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). “Saya yakin TNI tetap sehati dengan ulama dan umat Islam untuk mempertahankan NKRI,” ucapnya.

Panglima Daerah Komando Militer Jaya/Jayakarta (Pangdam Jaya) Mayjen TNI Dudung Abdurachman menegaskan semua pihak atau orang di Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) harus taat hukum.

Penegasan itu dilontarkan menyusul ramainya soal pencopotan baliho Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab.

Menurut dia, jangan seenaknya sendiri seakan-akan FPI yang paling benar. “Ndak, ndak ada. Jangan coba-coba pokoknya. Kalau perlu FPI bubarkan saja. Kalau coba-coba dengan TNI, mari. Sekarang kok mereka ini seperti yang ngatur. Suka-sukanya sendiri,” tegasnya.

(fmi)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini