Bidik Tersangka, Polisi Periksa CCTV di Sekitar Rumah Habib Rizieq

Helmi Syarif, Koran SI · Kamis 19 November 2020 16:50 WIB
https: img.okezone.com content 2020 11 19 337 2312511 bidik-tersangka-polisi-periksa-cctv-di-sekitar-rumah-habib-rizieq-7AEBYEujZf.jpg foto: Okezone

JAKARTA – Polda Metro Jaya melakukan pemeriksaan sejumlah CCTV yang terpasang disepanjang Jalan KS Tubun, Petamburan, Jakarta Pusat. Dimana kawasan tersebut adalah tempat berlangsungnya acara Maulid Nabi dan pernikahan Najwa Shihab yaitu putri dari Habib Rizieq Shihab.

(Baca juga: Polri Bakal Tetapkan Tersangka Terkait Pelanggaran Prokes di Acara Habib Rizieq?)

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus mengatakan, penyidik masih mengumpulkan bukti-bukti dugaan pelanggaran protokol kesehatan. Termasuk di dalamnya alat bukti digital berupa rekaman CCTV.

"Kami periksa rekaman CCTV yang ada di sekitar daerah tersebut untuk bisa melangkapi berkas perkara. Kalau sudah gelar baru ditentukan bisa ditentukkan memenuhi untuk naik ke penyidikan atau tidak," ujar Yusri, Kamis (19/11/2020).

(Baca juga: Habib Rizieq Dakwah Keliling Indonesia, Babe Haikal: Tergantung Siapa yang Undang)

Alat-alat bukti itu bertujuan untuk kelengkapan berkas perkara. Jika seluruhnya sudah lengkap baik keterangan saksi dan barang bukti, Yusri mengatakan pihaknya baru melakukan gelar perkara untuk menentukan status kasus ini.

"Ini alat bukti yang dikumpulkan oleh para penyelidik untuk bisa melengkapi nanti. Kalau semuanya sudah lengkap baru nanti akan dilakukan gelar perkara awal untuk menentukan apakah memang memenuhi untuk bisa naik ke penyidikan," ungkap Yusri.

Dia menjelaskan, pihaknya sudah melakukan klarifikasi terhadap 15 orang terkait dugaan adanya pelanggaran protokol kesehatan di acara tersebut. 15 orang yang diperiksa salah satunya dalah Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan juga Ketua Panitia Ustadz Haris Ubaidillah.

Setelah klarifikasi ini, pihaknya akan segera melakukan gelar perkara apakah kasus tersebut bisa naik kepenyidikan atau memang tidak ada pelanggaran yang terjadi.

“Kita tunggu dari penyidik, bila sudah dinyatakan cukup maka akan segara kita lakukan gelar perkara untuk menentukan arah kasus ini,” tukasnya.

Sebelumnya, Mabes Polri tak menampik membuka peluang terkait adanya seseorang yang akan berpotensi ditetapkan sebagai tersangka dalam perkara tersebut.

"Hasil klarifikasi penyidik, akan melakukan gelar perkara, dari hasil penyelidikan ini apakah cukup ada bukti permulaan dinaikkan ke penyidikan kami sama-sama tunggu apa yang dikerjakan penyidik Ditreskrimum Polda Metro Jaya," ujar Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri, Brigjen Awi Setiyono.

Tak hanya di Jakarta, Awi memastikan aparat kepolisian mendalami unsur pidana pelanggaran protokol kesehatan di seluruh daerah.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini