Ini Dalil HRS Center Sebut Kerumunan di Petamburan Bukan Peristiwa Pidana

Harits Tryan Akhmad, Okezone · Kamis 19 November 2020 15:01 WIB
https: img.okezone.com content 2020 11 19 337 2312402 ini-dalil-hrs-center-sebut-kerumunan-di-petamburan-bukan-peristiwa-pidana-U7Le7k8ooZ.jpg HRS Center. Foto: Harits Tryan Akhmad

JAKARTA - Habib Rizieq Shihab atau HRS Center angkat suara terkait polemik dugaan adanya pelanggaran protokol kesehatan Covid-19 dalam acara peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW dan pernikahan Najwa Shihab di Petamburan Jakarta Pusat.

Direktur HRS Center Abdul Chair Ramadhan mengatakan sistem penanganan pandemi Covid-19 yang diterapkan oleh Pemerintah Pusat maupun pemerintah daerah adalah Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), bukan Sistem Karantina Wilayah.

“Dasar hukum keberlakuannya menunjuk pada Peraturan Pemerintah Nomor 21 Tahun 2020 tentang Pembatasan Sosial Berskala Besar dalam Rangka Percepatan Penanganan Corona Virus Disease 2019 (Covid-19),” kata Abdul di Yayasan Haikal Hassan, Jakarta Timur, Kamis (19/11/2020).

Baca Juga: Habib Rizieq Shihab Center: Kerumunan saat Maulid dan Pernikahan Bukan Perbuatan Pidana

Ia melanjutkan, keberlakuan PSBB merujuk pada Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2018 tentang Kekarantinaan Kesehatan. Adapun Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2018 tentang Kekarantinaan Kesehatan tidak menyebutkan norma hukum larangan dan sanksi pidana PSBB.

“Dengan demikian, proses penyelidikan yang dilakukan oleh Kepolisian Republik Indonesia terhadap acara peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW dan pernikahan putri Imam Besar Habib Rizieq Syihab harus dinyatakan bukan peristiwa/perbuatan pidana,” tuturnya.

Baca Juga: HRS Center: Sudah Terjadi 398 Kerumunan, Kenapa Baru Anies Dipanggil?

Sekedar diketahui, Anies Baswedan pada Selasa 17 November diperiksa Polda Metro Jaya untuk diklarifikasi terkait pelanggaran protokol kesehatan dalam acara pernikahan Rizieq dan Maulid Nabi di Petamburan, Jakarta Pusat.

Selain itu, Ridwan Kamil akan dipanggil untuk klarifikasi terkait dugaan pelanggaran protokol kesehatan oleh massa Habib Rizieq Shihab di Megamendung, Bogor, Jawa Barat, pada Jumat 20 November 2020.

(abp)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini