Pencopotan Kapolda Metro Dinilai Bukti Tak Ada 'Geng' di Internal Polri

Puteranegara Batubara, Okezone · Rabu 18 November 2020 22:30 WIB
https: img.okezone.com content 2020 11 18 337 2311978 pencopotan-kapolda-metro-dinilai-bukti-tak-ada-geng-di-internal-polri-JjJCWpoK17.jpg Irjen Nana Sudjana (foto: Okezone.com)

JAKARTA - Pencopotan Irjen Nana Sudjana dari jabatan Kapolda Metro Jaya, terkait permasalahan ketegasan protokol kesehatan Covid-19 dinilai sebagai bentuk pembuktian tidak adanya 'geng' di internal Polri.

Komisioner Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas), Poengky Indarti mengungkapkan bahwa, sanksi pencopotan itu membuktikan adanya internal Korps Bhayangkara tidak pandang bulu menindak siapapun yang dianggap kurang baik dalam bertugas.

"Hal ini juga membuktikan reward and punishment dilaksanakan dengan tidak pandang bulu," kata Poengky saat dikonfirmasi Okezone, Jakarta, Rabu (18/11/2020).

Baca juga:

Mutasi Besar-besaran Polri, DPR: Jangan Dinilai Politis

Kapolri Rotasi 626 Jabatan Pati dan Pamen

Sekadar mengingatkan, saat ditunjuknya Irjen Nana Sudjana sebagai Kapolda Metro Jaya beberapa waktu lalu, sempat berhembus isu soal 'geng Solo'. Salah satunya diutarakan oleh Indonesia Police Watch (IPW).

Ketika itu IPW menyatakan, Nana ditunjuk menjadi Kapolda Metro Jaya lantaran Presiden Joko Widodo (Jokowi) hendak menonjolkan 'geng Solo'.

 

Poengky menambahkan, pencopotan Kapolda Metro Jaya dan Kapolda Jawa Barat juga perbuatan yang adil. Mengingat, Polri sebagai salah satu lembaga Leading Sector yang menangani pemutusan mata rantai virus corona di Indonesia.

"Saya melihat pencopotan tersebut fair terkait ketidakmampuan orang yang dicopot dari jabatannya untuk menjaga agar protokol kesehatan dilaksanakan seluruh masyarakat," ujar Poengky.

Menurut Poengky, dewasa ini Polri semakin terus berbenar menuju ke arah yang lebih. Sebab itu, kata Poengky, adanya 'geng' justru akan membuat Korps Bhayangkara berpotensi terpecah belah.

"Polri harus solid. Kalau ada geng-gengan justru akan memecah-belah internal," ucap Poengky.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini