Satgas Ungkap 17 Daerah Penyelenggara Pilkada 2020 Berstatus Zona Merah Corona

Felldy Utama, iNews · Rabu 18 November 2020 17:54 WIB
https: img.okezone.com content 2020 11 18 337 2311867 satgas-ungkap-17-daerah-penyelenggara-pilkada-2020-berstatus-zona-merah-corona-fuKWscIWEt.jpg Ketua Satgas Penanganan Covid-19, Doni Monardo. (BNPB)

JAKARTA – Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 membeberkan data terkait penanganan di sejumlah daerah yang melaksanakan gelaran Pilkada serentak 2020. Salah satu yang dipaparkan tentang status daerah berdasarkan zona kerawanan Covid-19.

Hal itu disampaikan Ketua Satgas Covid-19, Letjen TNI Doni Monardo dalam kesempatannya di rapat kerja (Raker) bersama dengan Komisi II DPR RI tentang kesiapan penyelenggaraan Pilkada serentak 2020.

"Ada 17 kabupaten/kota yang memiliki risiko tinggi," kata Doni dalam paparannya secara virtual, Rabu (18/11/2020).

Ketua Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) itu memaparkan data tentang daerah yang masuk kategori risiko tinggi (zona merah) yang dimutakhirkan pada Senin (15/11/2020). Daerah tersebut di antaranya; Kota Gunungsitoli (Sumatra Utara), Payakumbuh (Sumatera Barat), Tanjung Pinang (Kepulauan Riau), Bandar Lampung, dan Kabupaten Pesawaran (Lampung).

Selanjutnya, Kabupaten Boyolali, Kendal, Pemalang, Sragen, Sukoharjo (Jawa Tengah); Kabupaten Bandung, Karawang, Tasikmalaya (Jawa Barat); Kota Cilegon (Banten). Kemudian, Kabupaten Kutai Kertanegara, Kutai Timur (Kalimantan Timur); Barito Timur (Kalimantan Tengah);

Meskipun terdapat 17 daerah berisiko tinggi, Doni memastikan mayoritas daerah yang menyelenggarakan Pilkada Serentak 2020 berstatus zona oranye. Jumlahnya mencapai 215 daerah.

Sementara itu, 67 daerah berstatus zona hijau. Sedangkan 4 kabupaten/kota tidak terdampak Covid-19.

"Masih ada 6 kabupaten/kota tidak ada kasus baru padahal mereka sedang menyelenggarakan Pilkada," ujarnya.

Jenderal TNI bintang tiga itu mengimbau peserta dan masyarakat terus meningkatkan disiplin penerapan protokol kesehatan. Dengan begitu, penyelenggaraan Pilkada 2020 aman dari penyebaran Covid-19.

Baca Juga : Gibran Siap Ditegur dan Diberi Sanksi Jika Kegiatannya Membuat Kerumunan

"Mudah-mudahan sampai tanggal 9 Desember kita mampu menahan diri dan mengajak masyarakat semuanya untuk patuh pada prokes," tuturnya.

Baca Juga : Soal Netralitas ASN di Pilkada, Mendagri Ingatkan Sanksi Pemberhentian

(erh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini