Jokowi Kembali Marah: Masih Banyak yang Kerjanya Biasa-Biasa Saja di Kondisi Darurat

Dita Angga R, Sindonews · Rabu 18 November 2020 14:01 WIB
https: img.okezone.com content 2020 11 18 337 2311658 jokowi-kembali-marah-masih-banyak-yang-kerjanya-biasa-biasa-saja-di-kondisi-darurat-iFOZDjvW1B.jpeg Jokowi saat Marah (Foto: Biro Pers Setpres)

JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) kembali menyoroti masalah kecepatan pengadaan barang dan jasa di pemerintahan. Menurutnya alarm peringatan perlu diberikan kepada banyak kementerian/lembaga dan pemerintah daerah (pemda) agar mempercepat pengadaan barang dan jasa.

“(Ini) karena banyak kementerian, banyak lembaga banyak pemerintah daerah yang masih bekerja dengan cara-cara lama. Rutinitas,” katanya saat membuka Rakornas Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah secara virtual, Rabu (17/11/2020P.

Bahkan dia mengatakan dalam situasi krisis seperti ini banyak kementerian/lembaga yang belum mengubah sistem kerjanya.

“Dalam kondisi yang darurat seperti ini masih bekerja dalam chanel yang ordinary, biasa-biasa saja, normal-normal saja. Belum berganti ke channel yang extraordinary. Belum mengubah SOPnya dari normal ke SOP yang shortcut, yang penuh dg terobosan,” ungkapnya.

Pada Juni lalu Jokowi juga sempat menegur para menteri dan kepala lembaga. Pasalnya dia masih melihat banyak jajarannya yang menganggap kondisi sekarang normal. Hal ini terlihat dari kinerja yang biasa-biasa saja.

Baca Juga: Ketika Tangan Presiden Jokowi Ikut Bergetar saat Marah ke Menterinya

“Saya lihat masih banyak kita ini yang seperti biasa-biasa saja. Saya jengkelnya di situ. Ini Apa engga punya perasaan suasana ini krisis,” tuturnya Juni lalu

Dia meminta agar setiap tindakan, keputusan maupun kebijakan didasarkan pada situasi krisis, Jangan hanya hal ini dianggap sebagai sebuah kenormalan biasa.

“Jangan kebijakan yang biasa-biasa aja. Menganggap ini sebuah kenormalan. Apa-apaan ini?,” tegasnya.

(kha)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini