Jokowi: Vaksin Covid-19 Ada yang Gratis, Ada yang Berbayar

Fahreza Rizky, Okezone · Rabu 18 November 2020 11:01 WIB
https: img.okezone.com content 2020 11 18 337 2311504 jokowi-vaksin-covid-19-ada-yang-gratis-ada-yang-berbayar-5AN9FFUsGq.JPG Presiden Jokowi. (Forto : Setkab)

JAKARTA – Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan, vaksinasi Covid-19 terbagi dalam dua segmen, yakni program dan mandiri. Vaksinasi program gratis dari pemerintah, sedangkan mandiri dibayar sendiri oleh masyarakat.

Jokowi mengatakan, saat ini pemerintah terus memasifkan pemberitahuan vaksinasi Covid-19. Penyampaian informasi tersebut akan dilakukan sebanyak-banyaknya.

"Baik nanti yang ikut vaksin program maupun vaksinasi mandiri. Jadi ada yang tidak membayar gratis, vaksinasi program. Ada yang membayar yaitu vaksinasi mandiri. Ini dua hal yang berjalan beriringan," ujar Jokowi saat meninjau simulasi vaksinasi di Puskesmas Tanah Sareal, Bogor, Jawa Barat, Rabu (18/11/2020).

Jokowi menuturkan, kelompok yang divaksin terlebih dahulu antara lain tenaga kesehatan, baik itu dokter maupun perawat atau paramedis, kemudian TNI-Polri, lalu aparatur sipil negara (ASN) yang memberikan pelayanan publik serta para guru.

"Kalau ada yang bertanya Presiden nanti di depan atau di belakang? Kalau oleh tim diminta saya yang paling depan ya saya siap," tuturnya.

Jokowi berharap vaksin corona datang akhir November 2020. Namun jika tidak bisa, masuk di Desember 2020. Bentuk vaksinnya dalam bentuk jadi atau masih bahan baku yang nantinya diolah di PT Bio Farma.

Jokowi juga memastikan pemerintah Indonesia hanya membeli vaksin corona dengan merek yang sudah terdaftar di Badan Kesehatan Dunia atau WHO. Dengan demikian keamanan vaksin itu dapat terjamin.

Baca Juga : Jokowi & Bima Arya Tinjau Simulasi Vaksinasi Covid-19

Selain itu, kata Jokowi, proses vaksinasi ini akan mengikuti kaidah ilmiah agar tidak melenceng dari apa yang diharapkan. Keselamatan masyarakat disebut diberikan pada tempat paling tinggi.

"Kalau tadi melihat di lapangan dan melihat simulasi tadi, kita memperkirakan kita akan mulai vaksinasi itu di akhir tahun atau di awal tahun. Akhir tahun 2020 atau awal tahun 2021," tuturnya.

Baca Juga : Jokowi : Setelah Vaksin Datang Tidak Bisa Langsung Disuntikkan

(erh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini